Sorotan Tajam Mahfud MD: Titik Terlemah Polri Justru di Penegakan Hukum

photo author
- Selasa, 11 November 2025 | 13:56 WIB
Sorotan Tajam Mahfud MD: Titik Terlemah Polri Justru di Penegakan Hukum (Mahfud MD menilai sektor penegakan hukum jadi titik terburuk Polri, sementara pelayanan publik dan pengayoman masih relatif baik.)
Sorotan Tajam Mahfud MD: Titik Terlemah Polri Justru di Penegakan Hukum (Mahfud MD menilai sektor penegakan hukum jadi titik terburuk Polri, sementara pelayanan publik dan pengayoman masih relatif baik.)

Menariknya, Mahfud mengungkapkan bahwa kelemahan Polri dalam penegakan hukum sebenarnya telah diakui secara internal oleh pihak kepolisian sendiri.

Hal itu disampaikan melalui presentasi resmi tim reformasi Polri di hadapan para petinggi institusi.

Menurut Mahfud, pengakuan ini justru menjadi langkah positif karena menunjukkan adanya kesadaran untuk berbenah.

“Kita tidak bisa memperbaiki sesuatu yang kita anggap tidak rusak,” katanya menegaskan.

Baca Juga: BRI Bangun 4.909 Desa BRILiaN, Wujudkan Mimpi Pemerataan Ekonomi dari Akar Rumput

Ia berharap reformasi Polri tidak berhenti di tataran konsep, tetapi diwujudkan dalam perubahan nyata di lapangan.

Isu Hedonisme dan Pemerasan Jadi Sorotan dalam Tim Reformasi Polri

Sebagai anggota Komite Percepatan Reformasi Polri, Mahfud juga memaparkan beberapa temuan penting dalam evaluasi internal.

Ia menyebut adanya isu serius seperti hedonisme di kalangan aparat, praktik kesewenang-wenangan terhadap masyarakat, hingga dugaan pemerasan dalam penegakan hukum.

Isu-isu ini, menurutnya, menjadi akar masalah yang merusak kepercayaan publik terhadap Polri.

Mahfud menilai bahwa untuk memulihkan citra, Polri harus kembali pada nilai dasar melayani, melindungi, dan mengayomi.

“Hukum seharusnya jadi pelindung, bukan alat tekanan,” ujar Mahfud menutup pandangannya.

Baca Juga: Publik Terbelah Soal Soeharto, Antara Nostalgia Pembangunan dan Luka Lama yang Belum Sembuh

Publik Harap Reformasi Polri Tak Sekadar Wacana di Atas Kertas

Pernyataan Mahfud MD ini menuai perhatian publik dan memperkuat harapan agar reformasi Polri berjalan secara nyata.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X