Melalui digitalisasi dan kolaborasi dengan agen BRILink, masyarakat pelosok pun tetap bisa merasakan manfaat ekonomi secara langsung.
Konsistensi BRI Wujudkan Asta Cita
Penyaluran BLTS Kesra bukan satu-satunya kontribusi BRI dalam memperkuat ekonomi rakyat.
Sebelumnya, BRI juga telah menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp2,25 triliun kepada 3,7 juta penerima.
Baca Juga: Dari Transformasi ke Prestasi, Qlola by BRI Sabet Penghargaan Inovasi Produk Keuangan Terbaik 2025
Ini membuktikan bahwa komitmen sosial BRI berjalan seiring dengan semangat Asta Cita delapan cita utama pembangunan ekonomi nasional.
Sebagai bank yang fokus pada sektor kerakyatan, BRI tidak hanya mengelola dana, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat kecil.
Upaya ini selaras dengan misi perusahaan untuk menjadi mitra utama pemerintah dalam memperluas kesejahteraan sosial.
Di tengah dinamika ekonomi global, keberpihakan BRI terhadap sektor akar rumput menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas nasional.
Peran Strategis dalam Program Ekonomi Kerakyatan
Tak berhenti di bantuan sosial, BRI juga aktif menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp130,2 triliun kepada 2,8 juta debitur hingga September 2025.
Jumlah ini setara dengan 74,4% dari total alokasi nasional Rp175 triliun.
Program KUR menjadi bukti nyata keberpihakan BRI terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dukungan pembiayaan ini tidak hanya meningkatkan produktivitas usaha, tetapi juga memperluas kesempatan kerja di berbagai daerah.
Artikel Terkait
Shell Hadirkan Helix Ultra dengan Teknologi Balap dan Kemasan Ramah Lingkungan
Jimly Pimpin Komisi Percepatan Reformasi Polri: 'Kita Terbuka, Akan Dengar Suara Publik'
Dibina Rumah BUMN BRI, 'Erildya Cemilan Family' Jadi Contoh UMKM Tangguh Era Digital
Menkeu Purbaya Targetkan Redenominasi Rp 1000 Jadi Rp 1 Pada Tahun 2027
Publik Terbelah Soal Soeharto, Antara Nostalgia Pembangunan dan Luka Lama yang Belum Sembuh