Menkeu Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diprediksi Tembus 5,67 Persen di Kuartal IV Setelah Suntikan Dana Pemerintah

photo author
- Selasa, 14 Oktober 2025 | 23:47 WIB
Menkeu Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diprediksi Tembus 5,67 Persen di Kuartal IV Setelah Suntikan Dana Pemerintah (Menkeu Purbaya ungkap kondisi perekonomian Indonesia dalam setahun Prabowo-Gibran. (Instagram/menkeuri))
Menkeu Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diprediksi Tembus 5,67 Persen di Kuartal IV Setelah Suntikan Dana Pemerintah (Menkeu Purbaya ungkap kondisi perekonomian Indonesia dalam setahun Prabowo-Gibran. (Instagram/menkeuri))

Dalam konferensi pers itu juga dibahas mengenai kemungkinan adanya rencana menurunkan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) di tahun 2026.

Untuk saat ini, dirinya masih belum bisa memastikan apakah kebijakan menurunkan PPN akan terealisasi pada tahun 2026.

Naik atau turunnya tarif PPN baru bisa dihitung setelah memastikan kondisi perekonomian di akhir tahun 2025 ini.

“Kita akan lihat seperti apa akhir tahun ekonominya seperti apa, uang saya yang saya dapat itu seperti apa sih sampai akhir tahun. Saya sekarang belum terlalu clear,” ucapnya.

Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Bakal Terbitkan Pergub Larangan Konsumsi Daging Anjing

Penurunan PPN bisa mendorong daya beli masyarakat karena harga barang jadi lebih murah, namun untuk bisa menurunkan tarifnya, Purbaya menyatakan perlu kehati-hatian.

“Nanti akan kita lihat bisa enggak kita turunkan PPN. Itu untuk mendorong daya beli masyarakat nanti ke depan, tapi kita pelajari dulu hati-hati,” terangnya.

Tarif PPN 11 persen ini sudah terjadi sejak 1 April 2022 sesuai dengan aturan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP).

DPR Sempat Usulkan PPN Turun

Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun, sempat mengusulkan agar tarif PPN turun menjadi 10 persen pada Agustus 2025 lalu.

Menurunkan PPN dari 11 persen ke 10 persen ini, menurut Misbakhun sebagai upaya pemerintah untuk mengurangi beban rakyat.

Baca Juga: BRI Raih Gelar 'Titanium Champion' dan 'Best BUMN 2025' di Indonesia Economic Summit, Buktikan Ketangguhan Finansial!

Ia menyebut bahwa kebijakan fiskal dengan penurunan tarif pajak agar rakyat kecil pun bisa merasakan keringanan.

“Hal ini (menurunkan tarif pajak) juga sejalan dengan semangat Presiden Prabowo Subianto untuk meringankan penderitaan masyarakat Indonesia,” kata Misbakhun dalam keterangannya pada 31 Agustus 2025 lalu.

“Tarif PPN yang lebih rendah akan mendorong konsumsi masyarakat dan permintaan barang di mana kondisi ini akan ikut mendongkrak produktivitas di sektor riil,” tuturnya kala itu.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X