Mahasiswa UNM Nur Terjatuh ke Sungai Jeneberang saat Perjalanan Pulang dari Tallasalapang ke Gowa Dini Hari

photo author
- Senin, 13 Oktober 2025 | 04:58 WIB
Mahasiswa UNM Nur Terjatuh ke Sungai Jeneberang saat Perjalanan Pulang dari Tallasalapang ke Gowa Dini Hari (Tangkapan layar proses evakuasi mahasiswa UNM yang terjatuh di Jembatan Kembar, Sulawesi Selatan. (TikTok/vycarijodoh))
Mahasiswa UNM Nur Terjatuh ke Sungai Jeneberang saat Perjalanan Pulang dari Tallasalapang ke Gowa Dini Hari (Tangkapan layar proses evakuasi mahasiswa UNM yang terjatuh di Jembatan Kembar, Sulawesi Selatan. (TikTok/vycarijodoh))

KLIK SAJA - Setelah upaya pencarian intensif, tim sar gabungan akhirnya berhasil menemukan jenazah Nur Ichsan (21), seorang mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM), yang sebelumnya dilaporkan hilang.

Korban diduga mengalami kecelakaan tunggal dan terjatuh dari jembatan kembar di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, hingga tercebur ke sungai jeneberang dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada sabtu dini hari, 11 oktober 2025, sekitar pukul 01.21 Wita.

Berdasarkan kesaksian rekan korban, Asrul Yusuf, ia dan Nur Ichsan sempat menghabiskan waktu bersama di daerah tallasalapang, kota Makassar.

Baca Juga: Terbongkar! Kakek Viral Mahar Rp3 Miliar di Pacitan Ternyata Eks Napi, Pernah Divonis 2 Tahun Penjara Kasus Penipuan Samurai Triliunan Rupiah

Nur Ichsan kemudian memutuskan untuk pulang lebih awal menuju kediamannya di Kabupaten Gowa, sebelum kemudian mengalami kecelakaan nahas di jembatan.

Korban diduga kehilangan kendali saat melintasi Jembatan Kembar hingga menabrak pembatas jalan.

Dari hasil pemeriksaan awal, motor yang dikendarai korban ditemukan terjatuh di pinggir jembatan, sementara dirinya tercebur ke Sungai Jeneberang.

Upaya Pencarian Selama 18 Jam

Setelah menerima laporan dari warga sekitar, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Makassar, TNI-Polri, BPBD Gowa, Pemadam Kebakaran Gowa, serta potensi SAR lainnya langsung diterjunkan ke lokasi.

Komandan Tim Koordinator Basarnas Makassar, Wawan Setiawan, menyebut proses pencarian berlangsung intensif selama 18 jam.

Baca Juga: Penghargaan IICD Jadi Dorongan Positif, BRI Ditetapkan Sebagai Salah Satu Emiten BigCap Terbaik dalam Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik

“Sudah ditemukan malam tadi. Korban ditemukan pertama kali setelah warga melihat jasadnya di permukaan. Maka kami langsung mengerahkan tim menggunakan perahu karet ke lokasi kejadian,” ujar Wawan kepada awak media pada Sabtu 11 Oktober 2025.

Wawan menjelaskan, jenazah pertama kali dievakuasi oleh warga menggunakan rakit bambu sebelum dipindahkan ke perahu karet milik tim SAR.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X