Penjelasan dari Kemenag, Ini Alasan Indonesia Sehari Lebih Awal Memulai Puasa Ramadhan 2025 Dibanding Brunei, Malaysia hingga Singapura

photo author
- Minggu, 2 Maret 2025 | 12:33 WIB
Penjelasan dari Kemenag, Ini Alasan Indonesia Sehari Lebih Awal Memulai Puasa Ramadhan 2025 Dibanding Brunei, Malaysia hingga Singapura (Foto: ilustrasi Ramadhan - Awal puasa Indonesia, Brunei, Malaysia, dan Singapura berbeda. (Unsplash/Abdullah Arif))
Penjelasan dari Kemenag, Ini Alasan Indonesia Sehari Lebih Awal Memulai Puasa Ramadhan 2025 Dibanding Brunei, Malaysia hingga Singapura (Foto: ilustrasi Ramadhan - Awal puasa Indonesia, Brunei, Malaysia, dan Singapura berbeda. (Unsplash/Abdullah Arif))

KLIK SAJA - Umat Islam di Indonesia telah memulai ibadah puasa Ramadhan pada hari Sabtu, 1 Maret 2025.

Pengumuman mengenai dimulainya bulan Ramadhan ini disampaikan oleh Kementerian Agama setelah melaksanakan sidang isbat pada hari Jumat, 28 Februari 2025.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pengumuman kali ini terlambat selama 40 menit.

Konferensi pers yang diadakan oleh Kemenag seharusnya berlangsung pada pukul 19.00 WIB, namun baru disiarkan pada pukul 19.40 WIB dan saat itu sudah memasuki waktu Isya.

Baca Juga: Kenapa Bacaan Shalat Witir Setelah Tarawih Biasanya al-A’la, al-Kafirun dan al-Ikhlas?

Keterlambatan terjadi karena harus menunggu data pantauan hilal dari provinsi paling barat di Aceh.

“Sesuai dengan kondisi obyektif hilal pada malam hari ini memang dari Indonesia bagian timur, tengah, sampai bagian barat, di ekor pulau Jawa itu tidak dimungkinkan untuk bisa menyaksikan hilal,” katanya.

“Kami sampaikan bahwa agak sedikit mundur menyampaikan penyampaian ini karena kami harus menunggu wilayah yang paling barat di Aceh,” ujar Nasaruddin dalam konferensi pers sidang isbat di kantor Kemenag Jakarta pada Jumat, 28 Februari 2025.

“Sesuai dengan laporan tadi, ketinggian hilal di seluruh Indonesia itu antara 3 derajat 5,91 menit hingga 4 derajat 40,96 menit dengan sudut elongasi 4 derajat 47,3 menit hingga 6 derajat 24,14 menit,” jelas Nasaruddin.

Baca Juga: Solusi dari Kepala BGN Tentang Maraknya Kasus Keracunan MBG, Posting Video Proses Memasak di Sosmed

“Ditemukan hilal di provinsi paling barat di Aceh, sudah disumpah oleh hakim, sehingga dua orang yang menyaksikan ditambah dengan pengukuhan oleh hakim agama setempat maka diputuskan bahwa 1 Ramadhan ditetapkan Insya Allah 1 Maret 2025,” terang Nasaruddin lagi.

Awal Ramadhan Indonesia Sehari Lebih Awal dari Malaysia dan Singapura

Dalam konferensi pers tersebut, Nasaruddin menyampaikan bahwa awal Ramadhan di Indonesia tidak sama dengan Brunei, Malaysia, dan Singapura. Jika Indonesia memulai puasa pada Sabtu, 1 Maret 2025, ketiga negara tetangga itu baru akan memulainya sehari kemudian, yaitu pada Minggu, 2 Maret 2025.

Nasaruddin menjelaskan bahwa meskipun terdapat forum kerja sama antar-Kementerian Agama di Asia Tenggara yang dikenal dengan singkatan MABIMS, terdapat perbedaan dalam penetapan awal puasa antara Indonesia dengan Brunei Darussalam dan Singapura yang menetapkan awal Ramadhan mereka jatuh pada tanggal 2 Maret.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X