Habiskan Rp 47 Trilyun, Prabowo Minta Pejabat 'Puasa' Dinas ke Luar Negeri Demi Hemat Anggaran Biaya

photo author
- Sabtu, 7 Desember 2024 | 14:05 WIB
Habiskan Rp 47 Trilyun, Prabowo Minta Pejabat 'Puasa' Dinas ke Luar Negeri Demi Hemat Anggaran Biaya (Instagram / @ctdinsider)
Habiskan Rp 47 Trilyun, Prabowo Minta Pejabat 'Puasa' Dinas ke Luar Negeri Demi Hemat Anggaran Biaya (Instagram / @ctdinsider)

KLIK SAJA - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto baru-baru ini mengeluarkan imbauan kepada para pejabat, termasuk menteri dan pimpinan daerah, untuk “berpuasa” melakukan perjalanan dinas ke luar negeri.

Langkah ini diharapkan dapat membantu menghemat anggaran negara yang selama ini digunakan untuk perjalanan tersebut.

Dalam sambutannya, Prabowo menekankan pentingnya penghematan anggaran demi kepentingan masyarakat luas.

Prabowo menyatakan bahwa jika para pejabat dapat menahan diri dari perjalanan dinas luar negeri selama lima tahun, negara bisa menghemat hingga 1,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 23,9 triliun.

Baca Juga: Prabowo Ingin Pemerintahan Bersih dan Korupsi Hilang: Saya Ditertawakan, Diejek

Angka ini menunjukkan potensi penghematan yang signifikan jika semua pihak bersedia berkomitmen terhadap imbauan tersebut.

Selama ini, perjalanan dinas luar negeri oleh pejabat pemerintah diketahui menghabiskan dana yang cukup besar, mencapai sekitar 3 miliar dolar AS per tahun atau setara dengan Rp 47,8 triliun.

Dengan pengeluaran yang begitu besar, Prabowo merasa perlu ada langkah konkret untuk mengurangi biaya tersebut.

Ia menjelaskan bahwa jika pengeluaran untuk perjalanan dinas dapat dikurangi hingga 50 persen, maka pemerintah akan memiliki tambahan dana sebesar Rp 15 triliun.

Baca Juga: Prabowo: Rakyat Pasti Bahagia Kalau Pemerintah Bersih

Dana ini bisa dialokasikan untuk program-program prioritas yang lebih berdampak langsung kepada masyarakat.

Program-program tersebut mencakup pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan di berbagai daerah serta pemberian makanan bergizi gratis bagi masyarakat kurang mampu.

Dengan demikian, penghematan anggaran tidak hanya menjadi angka di atas kertas tetapi juga dapat dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

Prabowo juga menekankan bahwa efisiensi dalam penggunaan anggaran adalah salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Sumber: Instagram @ctd.insider

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X