Kontrak Freeport Kembali Diperpanjang, Ini Alasannya

photo author
Rama Nuansa, Klik Saja
- Selasa, 30 April 2024 | 23:19 WIB
Kontrak Freeport Kembali Diperpanjang, Ini Alasannya (Foto: Ist)
Kontrak Freeport Kembali Diperpanjang, Ini Alasannya (Foto: Ist)

Jakarta, Klik Saja - Kontrak perusahaan penambangan emas terbesar di Papua baru saja diperpanjang, ternyata ini alasan dibaliknya.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan alasan pemerintah ingin segera memperpanjang kontrak izin tambang PT Freeport Indonesia.

Rencananya, kontrak tersebut akan diperpanjang selama 20 tahun, atau hingga 2061, setelah kontrak saat ini berakhir pada 2041.

Baca Juga: Pemerintah Arab Saudi Resmi Melarang Ibadah Umrah dengan Visa Wisata

“Sekarang puncak produksinya Freeport itu 2035, karena sekarang kan kita mengelolanya underground,” jelas Bahlil usai konferensi pers di Kementerian Investasi/BKPM, Jakarta Selatan, Senin (29/4).

Menurut Bahlil, perpanjangan kontrak dilakukan karena cadangan dan produksi mineral perusahaan tersebut diprediksi akan mencapai puncaknya pada 2035.

Baca Juga: PB PMII Gelar Indonesia Environment View Forum Bersama KLHK, Ini Harapannya

Pemerintah khawatir jika setelah 2035 kegiatan eksplorasi tidak dilakukan, produksi bisa habis. Eksplorasi di wilayah tambang bawah tanah membutuhkan waktu 10-15 tahun.

“Jadi kalau kita tidak melakukan perpanjangan sekarang untuk mereka melakukan eksplorasi, maka siap-siap saja 2040 itu Freeport tidak operasi,” tambah Bahlil.

Baca Juga: KPK Beberkan Fakta Nilai Kerugian Investasi Fiktif PT Taspen Capai 1 Triliun

Proses perpanjangan kontrak ini hampir final, hanya tinggal menunggu revisi Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batu Bara.

Bahlil menambahkan perpanjangan kontrak ini bukan sebuah masalah, mengingat mayoritas saham Freeport milik Indonesia.

Baca Juga: Dibalik Alasannya Kehadiran Lily Ditengah Keluarga Rans, Raffi Ahmad Akui Nagita Sering Berdoa Untuk Meminta Anak Perempuan

Lebih lanjut, Menteri Investasi dan penanaman modal itupun mengungkap adanya opsi penambahan saham 10 persen.

"Dengan tambahan tersebut, maka saham pemerintah di PT Freeport Indonesia secara keseluruhan mencapai 61 persen."ungkapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rama Nuansa

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X