Namun, calon penumpang sebaiknya membandingkan harga dengan informasi yang tersedia di kanal resmi perusahaan.
Jika harga sangat berbeda tetapi penjual tidak dapat memberikan informasi operator dan layanan secara jelas, sebaiknya jangan terburu-buru melakukan pembayaran.
Lebih Aman Membeli Tiket dari Kanal Resmi
Cara paling sederhana untuk mengurangi risiko adalah membeli tiket melalui kanal resmi operator atau agen yang dapat diverifikasi.
Sebelum melakukan pembayaran, pastikan nama penerima pembayaran sesuai dengan informasi penjualan yang diberikan.
Jangan mudah percaya dengan akun media sosial yang hanya menggunakan nama perusahaan tetapi tidak dapat menunjukkan hubungan resmi dengan operator.
Untuk perjalanan jarak jauh, sedikit waktu untuk memeriksa informasi sebelum membeli tiket dapat membantu menghindari masalah yang lebih besar.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Menemukan Agen Mencurigakan?
Jika calon penumpang menemukan agen yang menawarkan tiket tetapi identitasnya tidak jelas, jangan langsung melakukan pembayaran.
Tanyakan nama perusahaan otobus, nomor kendaraan atau armada jika sudah tersedia, lokasi keberangkatan, serta kontak resmi operator.
Informasi tersebut kemudian dapat dibandingkan dengan kanal resmi perusahaan.
Jika jawaban yang diberikan tidak konsisten atau penjual terus mendesak agar segera melakukan pembayaran, calon penumpang sebaiknya mempertimbangkan kembali pembelian tiket tersebut.
Naik bus AKAP dari agen atau titik keberangkatan di luar terminal tidak otomatis berarti tidak aman.
Beberapa operator memang menggunakan agen, pool, atau titik keberangkatan tertentu dalam melayani penumpang.
Yang paling penting adalah memastikan lokasi tersebut memang resmi, tiket memiliki informasi yang jelas, dan operator bus dapat diverifikasi.
Sebelum berangkat, jangan hanya mempertimbangkan harga tiket.