lifestyle

Cek Dulu! Naik Bus AKAP dari Agen Bukan Terminal Apakah Aman? Ini Hal yang Harus Diperhatikan Penumpang Sebelum Berangkat

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:01 WIB
Cek Dulu! Naik Bus AKAP dari Agen Bukan Terminal Apakah Aman? Ini Hal yang Harus Diperhatikan Penumpang Sebelum Berangkat (Ilustrasi gambar )

KLIK SAJA - Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) tidak selalu mengangkut penumpang hanya dari terminal.

Dalam praktiknya, masyarakat juga bisa menemukan agen, pool, atau titik keberangkatan tertentu yang digunakan operator untuk melayani penumpang.

Kondisi tersebut membuat sebagian calon penumpang bertanya-tanya, apakah naik bus dari agen atau titik keberangkatan di luar terminal tetap aman?

Jawabannya tidak bisa hanya dilihat dari apakah lokasinya berada di dalam atau di luar terminal.

Hal yang lebih penting adalah memastikan titik keberangkatan tersebut memang digunakan secara resmi oleh operator dan perjalanan yang dibeli memiliki informasi yang jelas.

Tidak Semua Titik di Pinggir Jalan Berarti Ilegal

Penumpang perlu membedakan antara agen atau titik keberangkatan resmi dengan tempat seseorang menawarkan tiket bus secara sembarangan.

Baca Juga: Cek Sebelum Berangkat! 56 Persen Perjalanan Bus AKAP Terindikasi Melanggar, Ini Hal yang Wajib Diperhatikan Penumpang

Ada operator yang memang memiliki pool atau agen sebagai tempat penjemputan dan pemberangkatan penumpang.

Karena itu, keberangkatan dari luar terminal tidak otomatis berarti perjalanan tersebut bermasalah.

Yang perlu diwaspadai adalah titik keberangkatan yang tidak memiliki informasi jelas mengenai perusahaan, tiket, tujuan, maupun kendaraan yang akan digunakan.

Apa Risiko Naik Bus dari Titik Keberangkatan Tidak Jelas?

Salah satu risiko terbesar adalah penumpang kesulitan mengetahui siapa pihak yang bertanggung jawab atas perjalanan.

Jika terjadi perubahan armada, keterlambatan, pembatalan, atau masalah selama perjalanan, penumpang bisa kesulitan menghubungi pihak operator apabila tiket dibeli dari sumber yang tidak jelas.

Risiko lainnya adalah ketidaksesuaian antara informasi yang diberikan ketika membeli tiket dengan kondisi sebenarnya.

Misalnya, penumpang dijanjikan menggunakan bus tertentu tetapi kemudian mendapatkan armada berbeda tanpa penjelasan yang memadai.

Halaman:

Tags

Terkini