lifestyle

Jelang Ramadhan Gampang Baper dan Marah? Ini Penjelasan Psikologi Kebiasaan Tubuh Saat Transisi Puasa

Kamis, 5 Februari 2026 | 10:43 WIB
Jelang Ramadhan Gampang Baper dan Marah? Ini Penjelasan Psikologi Kebiasaan Tubuh Saat Transisi Puasa (Ilustrasi gambar )

KLIK SAJA - Menjelang Ramadhan, ada satu hal yang sering muncul diam-diam, emosi terasa lebih tipis.

Hal kecil bisa bikin tersinggung, suara sedikit keras terasa menekan, bahkan hati gampang mellow tanpa sebab jelas.

Sebagian orang langsung merasa bersalah. “Kok aku jadi gampang marah ya?”

Padahal, kondisi ini bukan semata soal kurang sabar.

Baca Juga: Jelang Ramadhan Susah Fokus dan Cepat Lelah? Ini Hubungan Pola Tidur dan Tekanan Psikologis

Ada hubungan kuat antara emosi, tubuh, dan kebiasaan makan menjelang puasa. Berikut beberapa penjelasan yang jarang disadari.

1. Perubahan Gula Darah Bisa Membuat Emosi Lebih Fluktuatif

Menjelang puasa, sebagian orang mulai mengurangi makan, gula, atau ngemil.

Tubuh pun mengalami perubahan kadar gula darah yang memengaruhi mood.

Saat gula darah turun, otak bisa lebih cepat memicu reaksi emosional seperti mudah kesal atau sedih.

Ini bukan drama, tapi reaksi biologis yang nyata.

Baca Juga: Jelang Puasa Ramadhan Cepat Mengantuk? Ini Penyebab Psikologis dan Pola Tidur yang Berubah

Karena otak sangat bergantung pada energi, perubahan kecil saja terasa besar dampaknya. Itulah kenapa emosi jadi lebih sensitif.

2. Tubuh Sedang Masuk Masa Adaptasi, dan Itu Menguras Energi Mental

Halaman:

Tags

Terkini