Pola tersebut sudah dirancang sejak kembang api masih di dalam tabung peluncur.
Susunan “bintang” kecil di dalamnya menentukan bentuk ledakan di udara.
Jadi, saat meledak, partikel-partikel itu menyebar sesuai pola yang sudah disiapkan.
Proses ini butuh perhitungan presisi dan pengalaman tinggi.
Baca Juga: Ibu, Rumah yang Tak Pernah Pergi: 7 Cara Sederhana Membahagiakan Ibu di Hari Ibu 2025
Salah sedikit saja, bentuknya bisa berantakan.
Di balik satu ledakan indah, ada kerja detail yang luar biasa rumit.
4. Suara Dentuman Bisa Lebih Keras dari Petir
Banyak yang mengira suara kembang api hanya efek kecil dari ledakannya.
Faktanya, dentuman kembang api besar bisa mencapai lebih dari 150 desibel.
Itu artinya, suaranya bisa lebih keras dari petir atau mesin jet.
Inilah alasan mengapa kembang api bisa mengagetkan bayi, lansia, bahkan hewan peliharaan.
Baca Juga: Bikin Guru Terharu! Ini Dia 7 Ide Hadiah Sederhana tapi Kena di Hati
Karena itu pula, penggunaan kembang api diatur ketat di banyak daerah.
Meski terlihat indah, efek suaranya tidak bisa dianggap sepele.