Ini artinya, setelah dikonsumsi, gula dalam nasi akan cepat diserap oleh tubuh dan bisa menyebabkan lonjakan kadar gula darah.
Oleh karena itu, penderita diabetes disarankan untuk memilih jenis nasi dengan IG yang lebih rendah, seperti nasi merah, nasi cokelat, atau nasi hitam.
Jenis-jenis nasi ini mengandung lebih banyak serat dibandingkan nasi putih.
Serat ini membantu memperlambat proses pencernaan dan penyerapan gula, sehingga kenaikan kadar gula darah setelah makan tidak terlalu drastis.
Perhatikan Ukuran Porsi:
Meskipun kamu memilih jenis nasi yang lebih sehat, tetap penting untuk memperhatikan ukuran porsi.
Bahkan nasi merah atau nasi cokelat jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan tetap bisa meningkatkan kadar gula darah.
Idealnya, penderita diabetes mengonsumsi nasi dalam porsi kecil hingga sedang.
Kamu bisa menggunakan alat bantu seperti gelas ukur atau timbangan makanan untuk memastikan porsi nasi yang kamu konsumsi sesuai dengan anjuran dokter atau ahli gizi.
Sebagai patokan umum, satu porsi nasi yang dianjurkan untuk penderita diabetes biasanya sekitar 1/2 hingga 1 cup nasi matang.
Tips Tambahan:
Kamu bisa mencoba mencampurkan nasi putih dengan nasi merah atau nasi cokelat untuk mendapatkan manfaat serat sekaligus tetap menikmati tekstur nasi putih.
Hindari menambahkan terlalu banyak lauk yang juga mengandung karbohidrat tinggi seperti kentang, mie, atau bihun dalam satu kali makan dengan nasi.
2. Kombinasikan Nasi dengan Sumber Protein, Serat, dan Lemak Sehat
Tips kedua adalah selalu mengombinasikan nasi dengan sumber protein, serat, dan lemak sehat dalam setiap kali makan.