Di bawah sinar mentari pagi,
Ku ingat wajahmu, Ibu, penuh kasih sayang.
Setiap detik yang berlalu,
Terukir dalam hati, kenangan takkan pudar.
Maafkan aku atas kata-kata tajam,
Yang pernah melukai hatimu yang lembut.
Dalam kebisingan hidup ini,
Sering kali ku lupakan pengorbananmu.
Ibu, engkaulah cahaya dalam gelap,
Penuntun langkahku di jalan yang berliku.
Setiap pelukanmu adalah obat luka,
Setiap senyummu menghapus duka.
Kini ku ingin mengungkapkan rasa,
Betapa berharganya dirimu bagiku.
Dalam setiap doa yang ku panjatkan, Ada namamu terukir dengan penuh harapan.
Baca Juga: Tips Agar Tidak ‘Kelelahan Otak’ Saat Berbelanja Online, Jadilah Smart Buyer!
Maafkan segala kesalahan dan khilafku, Yang mungkin membuatmu merasa sepi.
Hari ini ku berjanji untuk lebih menghargai, Cinta dan kasih sayang yang kau berikan tanpa henti.
Ibu, kau adalah bintang di langit malamku, Sumber inspirasi dalam setiap langkahku.
Izinkan aku menebus semua kesalahan ini, Dengan cinta yang tulus dan sepenuh hati.
Dengan menggunakan puisi, kita bisa menyampaikan pesan emosional dengan cara yang lebih kreatif. ***