Tips Agar Tidak ‘Kelelahan Otak’ Saat Berbelanja Online, Jadilah Smart Buyer!

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Rabu, 18 Desember 2024 | 15:06 WIB
ilustrasi orang sedang berbelanja online (datascriptmall)
ilustrasi orang sedang berbelanja online (datascriptmall)

KLIK SAJA - Mungkin sebagian dari sobat Klik Saja selalu antusias pada saat Harbolnas tiba, karena momen itulah yang ditunggu para penyuka belanja online.

Tapi banyak yang tidak tahu, sebenarnya kebiasaan belanja impulsif melalui mekanisme online, ternyata bisa melelahkan otak kita.

Imbasnya pola belanja yang dilakukan menjadi kebablasan dan tidak bijaksana, akhirnya keuangan pun menjadi amburadul.

Baca Juga: Cara Mudah Mengelola Rasa Takut dan Rasa Cemas Pada Masa Depan

Kebanyakan orang sangat menyadari fakta bahwa tubuh mereka dapat menjadi lelah karena terlalu banyak berolahraga.

Namun, secara umum, tampaknya orang tidak menganggap otak dengan cara yang sama. Namun, mereka seharusnya menyadari hal ini, karena kelelahan otak adalah sesuatu yang harus diwaspadai konsumen karena dapat memengaruhi keputusan yang mereka buat saat berbelanja.

Sama seperti kaki, otak juga bisa lelah, jika kaki anda lelah, kita mungkin akan berjalan lebih lambat atau duduk.

Ini sama seperti kerja otak, karena saat lelah, otak memperlambat aktivitasnya.

Hasilnya adalah kita akan menghindari penggunaan lebih banyak energi mental dan lebih mengandalkan heuristik atau bahasa mudahnya, asal-asalan .

Dengan demikian, kita lebih mungkin dibujuk oleh isyarat iklan pemasaran dan lebih mungkin dibujuk oleh pesan bawah sadar.

Dampaknya akhirnya kita membeli barang-barang yang mungkin kita sesali kemudian atau yang sebenarnya bukan yang  kita inginkan.

Kadang-kadang, kita mungkin tidak dapat menghindari berbelanja online saat otak  butuh istirahat.

Dilansir dari Psychology Today, ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk menghindari kelelahan otak.

  1. Berbelanja di pagi hari. Setelah tidur malam yang cukup, kita akan merasa segar dan dapat fokus pada tugas yang sedang dikerjakan.

Biasanya, semakin siang atau bahkan malam hari, kita akan semakin impulsif, sedangkan di pagi hari kita akan semakin berhati-hati.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Psychology Today

Tags

Rekomendasi

Terkini

X