lifestyle

Tips Manajemen Anxiety: Bagaimana Mengubah Kekhawatiran Menjadi Kesuksesan

Sabtu, 2 November 2024 | 15:13 WIB
ilustrasi seseorang yang cemas (pixabay)

KLIK SAJA - Anxiety atau Kecemasan umumnya dilihat sebagai emosi negatif, sebagai sesuatu yang harus dihindari, ditekan, atau dikendalikan dengan segala cara.

Namun, bagaimana jika kita mengubah perspektif kita,  jika kecemasan sebenarnya dapat memicu motivasi , meningkatkan produktivitas , dan mampu menyelesaikan beberapa permasalahan.

Dilansir dari Psychology Today, pada intinya, kecemasan adalah respons alami manusia terhadap ancaman atau tantangan yang dirasakan.

Kecemasan adalah pola pikir otak kita memberi tahu kita bahwa ada sesuatu yang salah dan perlu perhatian kita.

Baca Juga: Alasan Mengapa Semakin Banyak Wanita Memilih untuk ‘Childless’

Respons ini berasal dari warisan naluri nenek moyang kita, yang harus tetap waspada untuk bertahan hidup.

Saat ini, meskipun ancaman kita telah berevolusi dari predator menjadi tenggat waktu dan harapan sosial, tujuan di balik perasaan cemas itu tetap sama: untuk mendorong kita bersiap dan bertindak.

Melihat kecemasan sebagai musuh dapat berdampak signifikan pada kesehatan mental dan kemampuan kita untuk mengatasinya.

Ketika kita melihat kecemasan sebagai kekuatan yang berlawanan, kita sering bereaksi dengan menghindarinya atau mencoba untuk menekannya.

Pola pikir ini dapat berkontribusi pada pengembangan strategi penanganan yang maladaptif, seperti perenungan atau penghindaran, yang dikaitkan dengan tingkat kecemasan dan depresi yang lebih tinggi.

Baca Juga: Apa Itu Wajah Bengkak Kortisol? Apakah Penyebabnya Karena Stress?

Kecemasan sebagai Motivator

Kecemasan sebenarnya dapat menjadi motivator yang kuat, mendorong kita untuk bertindak dan mencapai tujuan kita.

Sebagai contoh kecemasan yang anda rasakan sebelum presentasi penting dapat mendorong Anda untuk mempersiapkan diri secara menyeluruh, agar dapat tampil dengan baik.

Halaman:

Tags

Terkini