Daripada membiarkan kecemasan itu memburuk dan merenungkan hal terburuk, mereka dapat menggunakan kecemasan ini sebagai isyarat untuk memahami akar masalah dan memikirkan cara mengatasinya.
Hal pertama mungkin mulai dengan merenungkan apa yang mereka capai dengan menyelesaikan konflik tersebut, hingga akhirnya dapat menyelesaikan masalah tersebut dengan baik.
Mengubah Kecemasan dari Hambatan Menjadi Bantuan
Kecemasan tidak harus menjadi musuh dalam keseharian kita.
Ketika dapat mengubah cara kita memandang dan menanggapi kecemasan, maka kita dapat mengubahnya dari sumber ancaman menjadi alat yang berharga untuk motivasi dan pemecahan masalah.
Perlu diingat, kecemasan adalah bagian alami dari pengalaman manusia.
Perihal ini bukan tentang menghilangkannya, tetapi tentang belajar menggunakannya dengan cara yang bermanfaat bagi kita, agar menjadi pribadi bijak hadapi masalah.***