Saat kamu berpuasa, kadar insulin dalam tubuhmu akan menurun.
Penurunan kadar insulin ini memberikan kesempatan bagi sel-sel tubuhmu untuk menjadi lebih sensitif terhadap insulin lagi.
Ketika sensitivitas insulin meningkat, tubuhmu akan lebih efektif dalam menggunakan glukosa sebagai energi dan lebih sedikit menyimpannya sebagai lemak.
Selain itu, saat kadar insulin rendah, tubuhmu akan lebih mudah mengakses lemak yang tersimpan sebagai sumber energi.
Proses ini dikenal sebagai pembakaran lemak.
Dengan kata lain, intermittent fasting membantu tubuhmu beralih dari membakar gula sebagai sumber energi utama menjadi membakar lemak, yang tentu saja sangat bermanfaat untuk menurunkan berat badan.
3. Mempengaruhi Hormon yang Mengatur Nafsu Makan dan Metabolisme
Cara ketiga intermittent fasting berkontribusi pada penurunan berat badan adalah dengan mempengaruhi hormon-hormon yang mengatur nafsu makan dan metabolisme tubuhmu.
Hormon-hormon ini memainkan peran penting dalam mengontrol rasa lapar, rasa kenyang, dan seberapa cepat tubuhmu membakar kalori.
Pengaruh pada Hormon Lapar dan Kenyang:
Salah satu hormon penting yang dipengaruhi oleh intermittent fasting adalah ghrelin, yang sering disebut sebagai "hormon lapar".
Kadar ghrelin biasanya meningkat saat perut kosong dan memberi sinyal pada otak bahwa kamu perlu makan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa intermittent fasting dapat membantu mengatur kadar ghrelin, sehingga kamu tidak terlalu merasa lapar selama periode puasa.
Di sisi lain, intermittent fasting juga dapat meningkatkan produksi hormon leptin, yang merupakan "hormon kenyang".
Leptin memberi sinyal pada otak bahwa kamu sudah cukup makan dan membantu menekan nafsu makan.
Artikel Terkait
3 Tips Memilih Sayuran yang Aman untuk Penderita Asam Urat
5 Sayuran yang Dapat Memicu Serangan Asam Urat dan Alternatif Sehatnya
Sayuran Sehat VS Sayuran Berbahaya: Apa yang Perlu Diketahui Penderita Asam Urat
Mengenal Sayuran yang Harus Dihindari Penderita Asam Urat: Panduan Lengkap
3 Tips untuk Menjalani Kehidupan Childfree dengan Bahagia dan Memuaskan
Perspektif Budaya: Bagaimana Berbagai Negara Melihat Pilihan Childfree?
3 Mitos dan Fakta Seputar Gaya Hidup Childfree
3 Manfaat Psikologis dan Ekonomi dari Memilih untuk Tidak Memiliki Anak
3 Alasan Utama Mengapa Semakin Banyak Pasangan Memilih Gaya Hidup Childfree
3 Tips Sukses Melakukan Intermittent Fasting: Mengatasi Tantangan dan Rintangan yang Muncul