Buah beri, khususnya, dikenal sebagai sumber antioksidan super karena kandungan antosianinnya yang tinggi, yang memberikan warna ungu atau merah pada buah tersebut.
Delima juga kaya akan antioksidan seperti punicalagin dan asam ellagic, yang telah terbukti memiliki berbagai manfaat kesehatan.
Untuk sayuran, pilihlah yang berwarna hijau gelap seperti bayam, kale, brokoli, dan sawi hijau.
Sayuran hijau ini kaya akan vitamin, mineral, dan berbagai jenis antioksidan seperti lutein dan zeaxanthin.
Wortel dan ubi jalar, dengan warna oranye cerahnya, juga merupakan sumber beta-karoten yang baik, yang merupakan jenis antioksidan yang dapat diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh.
Selain buah dan sayuran, kamu juga bisa menambahkan bahan-bahan lain yang kaya antioksidan ke dalam jusmu, seperti jahe, kunyit, dan teh hijau (dalam bentuk seduhan dingin).
Jahe dan kunyit mengandung senyawa anti-inflamasi dan antioksidan yang kuat, sementara teh hijau kaya akan katekin, jenis antioksidan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.
Saat memilih bahan-bahan, usahakan untuk memilih yang segar, organik (jika memungkinkan), dan sudah dicuci bersih.
Variasikan jenis buah dan sayuran yang kamu gunakan agar mendapatkan spektrum antioksidan yang lebih luas dan rasa jus yang lebih menarik.
Dengan memilih bahan-bahan yang tepat dan kaya antioksidan, kamu sudah selangkah lebih dekat untuk membuat jus segar yang sangat bermanfaat bagi kesehatanmu.
2. Menggunakan Teknik Pembuatan Jus yang Benar untuk Mempertahankan Nutrisi
Setelah memilih bahan-bahan yang berkualitas, langkah selanjutnya adalah menggunakan teknik pembuatan jus yang benar untuk memastikan nutrisi, termasuk antioksidan, tetap terjaga dengan baik.
Ada dua jenis utama alat pembuat jus yang umum digunakan, yaitu centrifugal juicer (juicer sentrifugal) dan cold-press juicer (juicer peras dingin atau masticating juicer).
Centrifugal juicer bekerja dengan cara memarut buah dan sayuran menggunakan pisau berputar dengan kecepatan tinggi, kemudian memisahkan sari buah dari ampasnya menggunakan gaya sentrifugal.
Jenis juicer ini cenderung lebih cepat dan lebih terjangkau, namun prosesnya menghasilkan panas dan oksidasi yang lebih tinggi, yang dapat mengurangi kandungan nutrisi dalam jus, termasuk beberapa jenis antioksidan yang sensitif terhadap panas.
Artikel Terkait
Rencana Akhir Pekan: Menggabungkan Istirahat dan Produktivitas dengan Seimbang
3 Tips Menghindari Prokrastinasi di Akhir Pekan agar Lebih Produktif
3 Aktivitas Kreatif yang Bisa Dilakukan di Akhir Pekan untuk Mengisi Waktu Luang
3 Cara Mengatur Waktu di Akhir Pekan untuk Mencapai Tujuan Pribadi
5 Kebiasaan Pagi yang Membantu Memulai Akhir Pekan dengan Energi Positif
Mengapa Jus Hijau Menjadi Pilihan Utama untuk Melawan Tanda-Tanda Penuaan? Ini 3 Alasan Utamanya!
Review Film Netflix KPop Demon Hunters: Animasi Musikal Apik Ala Korea
Netflix Film Review: KPop Demon Hunters – A Dazzling Korean Musical Animation with a Supernatural Twist
Bukan Kali Pertama! Prabowo Subianto dan Vladimir Putin Pernah Bertemu di Kremlin Setahun Lalu, Seskab Teddy Indra Wijaya Unggah Momen Bersejarah
Dukungan untuk Agnez Mo: Ketua Komisi III DPR Habiburokhman Minta Bawas MA Tindak Lanjuti Laporan Terkait Dugaan Kejanggalan Putusan Rp1,5 M!