Yang paling penting, jaga punggung tetap lurus, jangan membungkuk atau melengkung.
Aktifkan otot perutmu untuk menstabilkan tubuh.
Saat mengangkat beban, usahakan pandangan tetap lurus ke depan.
Jangan menunduk atau mendongak berlebihan.
Bayangkan ada tali yang menarik ubun-ubunmu ke atas, sehingga tulang belakangmu tetap dalam posisi netral.
Dengan postur tubuh yang benar, beban akan terdistribusi secara merata dan risiko cedera pinggang pun bisa diminimalkan.
Ingat ya, teknik angkat beban yang benar dimulai dari postur yang sempurna.
2. Manfaatkan Kekuatan Kaki, Bukan Punggung
Kesalahan umum yang sering terjadi adalah mengandalkan kekuatan punggung saat mengangkat beban.
Padahal, otot kaki kita jauh lebih kuat dan mampu menahan beban yang lebih berat.
Jadi, biasakan untuk menggunakan kekuatan kaki saat mengangkat beban dari lantai atau saat melakukan gerakan seperti squat dan deadlift.
Caranya gimana?
Saat akan mengangkat beban, tekuk lutut dan pinggul seperti akan duduk di kursi.
Pastikan punggung tetap lurus dan otot perut aktif.
Kemudian, dorong tubuh ke atas dengan kekuatan otot paha dan bokong.
Artikel Terkait
3 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Menerapkan Active Listening dalam Parenting
3 Tips Praktis Menggunakan Active Listening dalam Komunikasi Bersama Anak
3 Contoh Situasi Aktif Mendengarkan Saat Berinteraksi dengan Anak
3 Alasan Utama Mengapa Active Listening Penting untuk Pertumbuhan Anak
3 Panduan Lengkap untuk Menerapkan Active Listening dalam Parenting Sehari-hari
3 Manfaat Menangis bagi Kesehatan Fisik: Fakta yang Mungkin Belum Kamu Ketahui
Menangis Sebagai Terapi: Cara Itu Bisa Menyembuhkan Rasa Sakit
Dari Air Mata ke Kesehatan: Mengapa Menangis Itu Penting?
Menangis untuk Meringankan Stres: Tips dan Manfaatnya
Mengungkap Rahasia Emosi: Bagaimana Menangis Membantu Kesehatan Mental Kita