Perbedaan Gejala Prediabetes dan Diabetes: Apa yang Perlu Anda Tahu?

photo author
- Jumat, 20 Juni 2025 | 14:02 WIB
Perbedaan Gejala Prediabetes dan Diabetes: Apa yang Perlu Anda Tahu? (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)
Perbedaan Gejala Prediabetes dan Diabetes: Apa yang Perlu Anda Tahu? (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)

Jadi, tubuh mungkin masih bisa mengkompensasinya tanpa menimbulkan gejala yang terlalu kentara.

Meskipun begitu, ada beberapa gejala halus yang mungkin bisa kamu perhatikan, meskipun nggak selalu muncul pada semua orang.

Beberapa di antaranya adalah rasa lelah yang berlebihan tanpa alasan yang jelas, sering merasa haus meskipun sudah banyak minum, atau frekuensi buang air kecil yang sedikit lebih sering dari biasanya.

Tapi, perlu diingat bahwa gejala-gejala ini juga bisa disebabkan oleh kondisi lain, jadi jangan langsung panik kalau kamu merasakannya.

Yang paling penting adalah mengenali faktor risiko prediabetes, seperti kelebihan berat badan, riwayat keluarga diabetes, kurang aktif bergerak, atau punya riwayat diabetes gestasional saat hamil.

Kalau kamu punya faktor risiko ini, sebaiknya lakukan pemeriksaan gula darah secara rutin meskipun kamu nggak merasakan gejala apapun.

Deteksi dini prediabetes sangat penting karena kondisi ini masih bisa dikembalikan ke normal dengan perubahan gaya hidup.

2. Gejala Diabetes: Lebih Jelas dan Intens, Pertanda Tubuh Kewalahan

Nah, kalau diabetes, gejalanya biasanya lebih jelas dan lebih intens dibandingkan prediabetes.

Ini terjadi karena kadar gula darah pada diabetes sudah sangat tinggi sehingga tubuh kesulitan untuk mengatasinya.

Beberapa gejala klasik diabetes yang perlu kamu waspadai adalah sering merasa sangat haus (polidipsia), sering buang air kecil terutama di malam hari (poliuria), merasa sangat lapar meskipun sudah makan (polifagia), penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas, mudah merasa lelah dan lemas, penglihatan kabur, serta luka yang sulit sembuh.

Selain gejala-gejala di atas, orang dengan diabetes juga bisa mengalami gejala lain seperti sering mengalami infeksi (misalnya infeksi kulit atau saluran kemih), kesemutan atau mati rasa di tangan dan kaki, serta kulit yang terasa gatal.

Gejala-gejala diabetes ini bisa muncul secara bertahap atau bahkan tiba-tiba, tergantung pada jenis diabetesnya (tipe 1 atau tipe 2) dan seberapa tinggi kadar gula darahnya.

Kalau kamu merasakan beberapa gejala diabetes ini, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Diabetes adalah kondisi kronis yang membutuhkan pengelolaan yang baik untuk mencegah komplikasi serius.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Vicky Hayden Alzaini

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X