3 Tips untuk Mendeteksi Hipertensi pada Diri Sendiri dan Orang Terdekat

photo author
- Jumat, 20 Juni 2025 | 05:59 WIB
3 Tips untuk Mendeteksi Hipertensi pada Diri Sendiri dan Orang Terdekat (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)
3 Tips untuk Mendeteksi Hipertensi pada Diri Sendiri dan Orang Terdekat (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)

Pembahasan

1. Periksa Tekanan Darah Rutin di Rumah: Langkah Awal yang Mudah dan Efektif

Tips pertama dan yang paling utama untuk mendeteksi hipertensi adalah dengan memeriksa tekanan darah secara rutin di rumah.

Nggak perlu repot-repot ke dokter setiap saat, sekarang sudah banyak alat tensimeter digital yang mudah digunakan di rumah.

Dengan punya tensimeter sendiri, kita bisa memantau tekanan darah kita dan keluarga kapan saja dan di mana saja.

Pemeriksaan tekanan darah di rumah ini penting banget, apalagi kalau kamu atau orang terdekatmu punya faktor risiko hipertensi, seperti:

  • Usia di atas 40 tahun
  • Riwayat keluarga dengan hipertensi
  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Kurang aktivitas fisik
  • Pola makan tidak sehat (tinggi garam, lemak jenuh, dan kolesterol)
  • Merokok
  • Stres yang berlebihan

Cara mengukur tekanan darah di rumah juga gampang banget kok.

Ikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Persiapan: Istirahat yang cukup minimal 5 menit sebelum mengukur tekanan darah. Jangan merokok atau minum kopi/teh setidaknya 30 menit sebelum pengukuran. Pastikan kandung kemih kosong.
  • Posisi Tubuh: Duduk dengan tenang di kursi yang nyaman, sandarkan punggung, dan letakkan kaki rata di lantai. Jangan menyilangkan kaki.
  • Posisi Lengan: Lengan yang akan diukur harusrileks dan diletakkan di atas meja atau sandaran kursi setinggi jantung. Lengan baju sebaiknya digulung atau dilonggarkan agar tidak menghambat aliran darah.
  • Pengukuran: Pasang manset tensimeter di lengan atas, tepat di atas siku. Ikuti petunjuk penggunaan tensimeter digital yang kamu punya. Biasanya, cukup dengan menekan tombol “Start” atau “On”.
  • Catat Hasil: Setelah pengukuran selesai, catat hasil tekanan darah sistolik (angka atas) dan diastolik (angka bawah), serta denyut jantung. Lakukan pengukuran 2-3 kali dengan selang waktu 1-2 menit, dan ambil rata-ratanya.

Lakukan pemeriksaan tekanan darah ini secara rutin, misalnya seminggu sekali atau sesuai anjuran dokter.

Catat hasil pengukuran dalam buku catatan atau aplikasi kesehatan di smartphone.

Dengan memantau tekanan darah secara rutin di rumah, kita bisa mendeteksi hipertensi sejak dini, bahkan sebelum muncul gejala yang berarti.

2. Perhatikan Gejala dan Perubahan Tubuh: Jangan Sepelekan Keluhan Ringan

Tips kedua untuk mendeteksi hipertensi adalah dengan lebih peka dan memperhatikan gejala serta perubahan yang terjadi pada tubuh kita maupun orang terdekat.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, hipertensi seringkali tidak menimbulkan gejala yang khas, terutama pada tahap awal.

Namun, bukan berarti hipertensi benar-benar tanpa gejala sama sekali.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Vicky Hayden Alzaini

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X