Artinya: "Segala puji bagi Allah, yang telah memberikan rezeki kepadaku dengan tidak ada daya dan kekuatan bagiku. Ya Allah, semoga Engkau berkahi rezeki kepunyaanku."
Selanjutnya setelah melakukan sholat qobliyah Subuh disarankan untuk membaca surat al-Fatihah sebanyak 41 kali, seperti berikut:
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَۙ صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ ࣖ
Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm(i), Al-ḥamdu lillāhi rabbil-'ālamīn(a). Ar-raḥmānir-raḥīm(i). Māliki yaumid-dīn(i). Iyyāka na'budu wa iyyāka nasta'īn(u), Ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm(a). Ṣirāṭal-lażīna an'amta 'alaihim, gairil-magḍūbi 'alaihim wa laḍ-ḍāllīn(a).
Baca Juga: Umat Muslim Hapalkan Yuk! Doa Sebelum dan Sesudah Sahur
Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam yang Maha pengasih lagi Maha penyayang, pemilik hari Pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan. Bimbinglah kami ke jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau berik nikmat, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) orang-orang yang sesat."
Selain itu, doa yang dipanjatkan oleh Nabi Muhammad Saw setelah melakukan sholat qobliyah Subuh yang dijelaskan dalam hadis riwayat Ibnu Sunni. Berikut adalah doa tersebut:
اللَّهُمَّ رَبَّ جِبْرِيلَ، وَإِسْرَافِيْلَ، وَمِيْكَائِيْلَ، وَمُحَمَّدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، أَعُوذُ بِكَ مِنَ النَّار
Allahumma rabbi jibrila, wa israfila, wa mikaila, wa muhammadin nabiyyi shallallahu alaihi wasallam, a'udzu bika minan-nar.
Baca Juga: Apakah Seorang Wanita saat Mengalami Keputihan dapat Membatalkan Puasa? Temukan Disini Jawabannya!
Artinya: "Ya Allah, malaikat Jibril, Israfil, Mikail, dan Muhammad yang menjadi nabi. Saya berlindung kepada-Mu dari api neraka."
Untuk menjadi penutup, setelah selesai melakukan sholat qobliyah Subuh dua rakaat dianjurkan untuk tidur berbaring menghadap kanan sebagaimana berbaringnya jenazah dalam kuburan yang telah dijelaskan pada hadis riwayat Abu Dawud dan at-Tirmidzi:
إذا صَلَّى أَحَدُكُمْ رَكْعَتَي الْفَجْرِ، فَلْيَضْطَجِعْ عَلَى يَمِينِهِ
Artinya: "Apabila salah seorang di antara kamu telah melaksanakan sholat sunnah fajar, maka hendaklah ia berbaring pada pinggang kanannya."
Secara keseluruhan, sholat Sunnah qabliyah subuh adalah ibadah yang memiliki banyak keutamaan dan manfaat bagi kehidupan seorang Muslim.
Artikel Terkait
4 Rekomendasi Minuman Sehat untuk Berbuka Puasa di Bulan Ramadan
4 Cara Agar Tidak Mudah Tergoda Batalkan Puasa di Bulan Ramadan
4 Cara Motivasi Sederhana Melatih Anak Berpuasa di Bulan Ramadan
Bacaan Doa Kamilin Tarawih Lengkap dengan Isi Kandungannya
Niat, Tata Cara, dan Doa Sholat Tarawih Sendiri