Tubuh tidak memiliki cukup waktu untuk mencerna makanan sebelum tidur, sehingga kalori yang masuk tidak terbakar dengan optimal.
Makan larut malam dapat meningkatkan risiko penumpukan lemak karena metabolisme tubuh melambat saat tidur.
Pilih makanan ringan dan rendah kalori jika merasa lapar setelah Tarawih, seperti buah atau yogurt.
Tidak Berolahraga
Banyak orang menganggap bahwa berpuasa seharian membuat tubuh lemas dan tidak memiliki energi untuk berolahraga.
Akibatnya, aktivitas fisik berkurang drastis selama Ramadan.
Tanpa olahraga atau aktifitas, tubuh tidak membakar kalori secara optimal, sehingga kalori yang masuk dari makanan menumpuk menjadi lemak.
Baca Juga: 4 Cara Agar Tidak Mudah Tergoda Batalkan Puasa di Bulan Ramadan
Kurang gerak saat berpuasa juga dapat membuat metabolisme tubuh melambat, yang berujung pada kenaikan berat badan.
Cobalah lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki, yoga, atau stretching setelah berbuka puasa atau sebelum sahur.
Selalu tetap aktif selama hari-hari puasa dengan melakukan aktivitas fisik ringan, seperti membersihkan rumah atau berjalan santai.
Terlalu Banyak Tidur
Tidur adalah kebutuhan penting, terutama saat berpuasa.
Namun, terlalu banyak tidur justru dapat berdampak buruk pada berat badan.
Tidur berlebihan saat berpuasa juga dapat mengganggu metabolisme tubuh dan membuat pembakaran kalori tidak optimal.