3 Cara Mengurangi Konsumsi Garam untuk Ginjal yang Sehat

photo author
- Kamis, 19 Juni 2025 | 06:56 WIB
3 Cara Mengurangi Konsumsi Garam untuk Ginjal yang Sehat (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)
3 Cara Mengurangi Konsumsi Garam untuk Ginjal yang Sehat (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)
  • Kurangi takaran garam secara bertahap: Jangan langsung drastis menghilangkan garam sama sekali. Mulailah dengan mengurangi takaran garam sedikit demi sedikit setiap kali memasak. Lidah kita akan beradaptasi dengan rasa yang lebih ‘hambar’ seiring waktu.
  • Gunakan sendok takar: Gunakan sendok takar saat menambahkan garam agar takarannya lebihPresisi dan tidak berlebihan.
  • Cicipi masakan sebelum menambahkan garam: Sebelum menambahkan garam, cicipi dulu masakanmu. Mungkin saja rasa masakan sudah cukup enak tanpa tambahan garam yang banyak.
  • Tambahkan garam di akhir masakan: Menambahkan garam di akhir proses memasak akan membuat rasa asin lebih terasa, sehingga kita cenderung menggunakan garam lebih sedikit.
  • Gunakan garam rendah sodium: Sebagai alternatif, kamu bisa menggunakan garam rendah sodium yang mengandung lebih sedikit natrium dibandingkan garam dapur biasa. Tapi, tetap gunakan dalam jumlah terbatas ya.

Dengan membiasakan diri masak sendiri dan mengendalikan penggunaan garam, kita sudah membuat langkah besar untuk menjaga kesehatan ginjal kita.

Selain lebih sehat, masak sendiri di rumah juga bisa lebih hemat dan lebih menyenangkan lho!

2. Baca Label Kemasan Makanan dan Pilih Produk Rendah Natrium

Cara kedua untuk mengurangi konsumsi garam adalah dengan rajin membaca label kemasan makanan dan memilih produk yang rendah natrium.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, garam seringkali ‘bersembunyi’ dalam makanan olahan kemasan, bahkan pada makanan yang tidak terasa asin.

Natrium adalah komponen utama dalam garam dapur (natrium klorida).

Jadi, saat kita membaca label kemasan makanan, perhatikan kandungan natriumnya, bukan hanya garamnya saja.

Semakin tinggi kandungan natrium dalam suatu produk, semakin tinggi pula kandungan garamnya.

Panduan Membaca Label Kemasan Makanan untuk Mengetahui Kandungan Natrium:

  • Perhatikan ‘Nutrition Facts’ atau ‘Informasi Nilai Gizi’: Biasanya, kandungan natrium tercantum dalam bagian ini. Lihat berapa miligram (mg) natrium per sajian.
  • Perhatikan ‘% Daily Value’ (DV) atau ‘Persentase Nilai Harian’: Persentase ini menunjukkan seberapa besar kandungan natrium dalam satu sajian produk berkontribusi terhadap kebutuhan natrium harian kita (biasanya berdasarkan 2,400 mg natrium per hari).
  • Pilih produk dengan ‘Low Sodium’ atau ‘Rendah Garam’: Produk dengan label ‘Low Sodium’ atau ‘Rendah Garam’ biasanya mengandung natrium kurang dari 140 mg per sajian. Ini adalah pilihan yang lebih baik dibandingkan produk ‘Regular’ atau ‘Normal Sodium’.
  • Batasi produk dengan ‘High Sodium’ atau ‘Tinggi Garam’: Produk dengan label ‘High Sodium’ atau ‘Tinggi Garam’ mengandung natrium lebih dari 400 mg per sajian. Hindari atau batasi konsumsi produk-produk ini, terutama jika kamu sedang berusaha mengurangi konsumsi garam.
  • Waspadai ‘Hidden Sodium’ atau ‘Natrium Tersembunyi’: Natrium tidak hanya berasal dari garam dapur, tapi juga bisa ‘bersembunyi’ dalam bahan tambahan makanan seperti MSG (monosodium glutamat), baking soda (natrium bikarbonat), atau pengawet natrium benzoat. Perhatikan juga daftar komposisi bahan makanan dan hindari produk yang mengandung bahan-bahan tersebut dalam jumlah banyak.

Dengan membiasakan diri membaca label kemasan makanan dan memilih produk rendah natrium, kita bisa lebih cerdas dalam memilih makanan dan menghindari asupan garam yang berlebihan dari makanan olahan.

Ini adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan ginjal kita di era serba praktis dan instan seperti sekarang ini.

3. Gunakan Rempah dan Bumbu Alami untuk Memperkaya Rasa Masakan

Cara ketiga untuk mengurangi konsumsi garam adalah dengan lebih kreatif menggunakan rempah-rempah dan bumbu alami untuk memperkaya rasa masakan.

Rasa asin memang salah satu rasa dasar yang kita sukai.

Tapi, bukan berarti rasa enak hanya bisa didapatkan dari garam saja.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Vicky Hayden Alzaini

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X