Hindari makanan yang terlalu manis, berlemak tinggi, atau terlalu asin saat sahur.
Makanan manis akan membuat gula darah naik dengan cepat, namun kemudian turun drastis sehingga membuat Anda cepat lapar dan lemas.
Makanan berlemak tinggi akan sulit dicerna dan membuat Anda merasa tidak nyaman.
Makanan terlalu asin akan membuat Anda cepat haus sepanjang hari.
Selain makanan, perhatikan juga asupan cairan saat sahur.
Minumlah air putih yang cukup, setidaknya 2-3 gelas saat sahur.
Anda juga bisa menambahkan minuman sehat lainnya seperti jus buah tanpa gula atau infused water.
Dengan memaksimalkan waktu sahur dan memilih menu yang tepat, Anda akan memiliki energi yang cukup untuk beraktivitas seharian penuh saat berpuasa.
2. Atur Jadwal Berbuka: Kembalikan Energi dengan Bertahap
Cara kedua dalam mengatur waktu makan saat Ramadan adalah dengan mengatur jadwal berbuka dengan baik.
Berbuka adalah momen yang dinanti-nanti setelah seharian menahan lapar dan haus.
Namun, berbuka juga perlu diatur dengan baik agar tubuh tidak kaget dan tetap sehat.
Waktu berbuka yang ideal adalah segera setelah adzan Maghrib berkumandang.
Jangan menunda-nunda waktu berbuka, karena tubuh sudah sangat membutuhkan asupan cairan dan energi setelah seharian berpuasa.
Awali berbuka dengan membatalkan puasa dengan makanan atau minuman yang manis dan ringan.
Artikel Terkait
3 Cara Efektif Mengomunikasikan Beban Kerja ke Atasan
3 Cara Mengembangkan Keterampilan Baru untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri
3 Cara Mengelola Stres dan Kecemasan saat Tidak Bekerja
3 Alasan Pentingnya Jaringan Sosial dalam Membangun Rasa Percaya Diri
3 Aktivitas Positif untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri di Masa Jobless
3 Tips Mengatasi Rasa Malu saat Mencari Pekerjaan Baru
3 Alasan Pentingnya Istirahat yang Cukup untuk Menjaga Stamina Selama Puasa
3 Teknik Relaksasi untuk Mengurangi Stres Saat Bekerja di Bulan Ramadan
3 Menu Sahur Sehat untuk Energi Maksimal di Siang Hari
3 Olahraga Ringan yang Bisa Dilakukan Saat Puasa