Mode ini membuat tubuh tetap waspada dan terjaga. Kondisi seperti ini jelas nggak ideal untuk tidur yang nyenyak.
Seringkali, kita merasa kesulitan tidur karena pikiran kita terus berputar, memikirkan masalah yang ada.
Kadang, bahkan kita bisa terbangun tengah malam dengan perasaan gelisah dan cemas.
Selain itu, stres yang berlarut-larut juga bisa menambah ketegangan pada otot tubuh.
Baca Juga: 3 Kalimat yang Dapat Menurunkan Nilai Kamu di Hadapan Perekrut
Ketegangan otot ini membuat kita merasa tidak nyaman saat berbaring, yang akhirnya mengganggu tidur kita.
2. Kualitas Tidur yang Terpengaruh oleh Stres
Stres bukan hanya mempengaruhi seberapa cepat kita tidur, tapi juga kualitas tidur kita.
Biasanya, stres membuat kita terjaga lebih lama saat tidur atau bahkan bangun lebih sering di malam hari.
Tidur yang terganggu seperti ini bisa membuat kita merasa lelah dan tidak segar di pagi hari.
Kondisi ini dikenal dengan istilah insomnia.
Baca Juga: 3 Kesalahan Umum Saat Berbicara di Wawancara Kerja
Insomnia itu bukan hanya tentang kesulitan tidur di malam hari, tapi juga tentang tidur yang tidak berkualitas.
Saat kita terjaga berkali-kali atau tidur terlalu singkat, tubuh dan otak kita tidak mendapatkan waktu yang cukup untuk melakukan proses pemulihan.
Akibatnya, keesokan harinya kita merasa kurang energi, sulit berkonsentrasi, atau mudah marah.
Tidur yang terganggu juga bisa menurunkan daya tahan tubuh.
Artikel Terkait
3 Langkah Praktis untuk Membangun Kepercayaan Diri
3 Tips Mengatasi Rasa Takut Gagal dalam Kehidupan Sehari-hari
3 Aktivitas Sehari-hari yang Membantu Membangun Rasa Percaya Diri dan Kemandirian
3 Dampak Positif Pemimpin Favorit bagi Moral dan Produktivitas Tim
3 Cara Menjadi Pemimpin Efektif yang Mampu Membangun Hubungan Baik
3 Manfaat dari Kualitas Pemimpin yang Sukses