3 Mitos Tentang Orang Narsis Yang Ternyata Salah Kaprah

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Kamis, 5 Desember 2024 | 10:06 WIB
Ilustrasi perilaku narsis (cdn)
Ilustrasi perilaku narsis (cdn)

Kenyataannya tidaklah demikian, mereka sebenarnya tak sadar dari apa yang mereka lakukan, hingga mengarah pada kesimpulan perilaku kekanak-kanakan.

Kebanyakan narsisis lebih mirip dengan anak-anak yang belajar dengan coba-coba bagaimana cara mendapatkan apa yang mereka inginkan dari orang tua mereka.

Mereka memang menyembunyikan kepribadian aslinya, tetapi itu bukanlah berniat untuk memanipulasi, tetapi lebih kepada pertahanan diri.

Mitos 3 : Semua narsisis menawan.

Kerap di sosial media kita menemukan akun-akun influencer yang menampilkan mobil mewah serta outfitnya elegan menawan.

Hingga akhirnya kita pun terbawa pesona bahwa para influencer narsis akut ini, bahwa memang benar-benar sosok yang menawan kharismatik.

Baca Juga: 7 Langkah Dalam Memupuk Kesehatan Mental, Solusi Hadapi Keruwetan Dunia

Pesona mereka biasanya memudar setelah kita mendengar mereka menceritakan kisah yang sama berulang-ulang, dan menggunakan teknik yang sama dengan setiap orang yang mereka temui.

Hingga di titik kesimpulan, mereka tampak menawan hanya di tampilan awal saja.

Narsisis bukanlah pahlawan super atau penjahat, mereka adalah orang-orang yang bermasalah, sangat egois dengan empati emosional yang rendah dan sejumlah masalah narsistik lainnya.

Mereka sibuk dengan upaya mendukung harga diri mereka yang goyah.

Sayangnya, kelemahan narsistik adalah sulit untuk memiliki hubungan yang saling memuaskan dengan orang lain.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Tags

Rekomendasi

Terkini

X