7 Langkah Dalam Memupuk Kesehatan Mental, Solusi Hadapi Keruwetan Dunia

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Senin, 2 Desember 2024 | 12:35 WIB
ilustrasi menjaga kesehatan mental di tengah dunia yang penuh ketidakpastian (adobe stock)
ilustrasi menjaga kesehatan mental di tengah dunia yang penuh ketidakpastian (adobe stock)

KLIK SAJA- Kesehatan mental telah menjadi topik utama dalam beberapa tahun terakhir dan semakin menjadi sorotan sejak pandemi COVID-19 .

Tampaknya setiap orang berjuang melawan masalah kesehatan mental pada tingkat tertentu dalam hidup mereka.

Apalagi dengan kondisi saat ini yang penuh ketidakpastian, harga bahan pokok naik, sulitnya mencari pekerjaan dan lainnya.

Mari kita hadapi kenyataan: Hidup ini sangat menantang dalam segala aspek, termasuk hubungan, keuangan, karier , dan kesehatan.

Baca Juga: Tips Menjaga Daya Ingat Memori Agar Selalu Tetap Tajam

Kesulitan-kesulitan ini jelas menguras energi kita dan mengakibatkan frustrasi, kecemasan , stres , dan kewalahan, yang berimbas pada kesehatan mental kita.

Seiring berkembangnya teknologi, kehidupan kita pun menjadi semakin kompleks, dan akan ada banyak entitas yang bersaing untuk mendapatkan perhatian kita pada suatu waktu.

Tidak hanya entitas rutin seperti pasangan, anak, karier, dan tugas harian kita, tetapi juga gangguan digital seperti email, media sosial , gempuran pemasaran dan iklan di perangkat elektronik, bahkan judi online.

Tampaknya perhatian kita selalu tertuju pada sesuatu yang eksternal bagi diri kita dan bukan pada diri kita sendiri, di situlah letak masalahnya.

Dunia batin kita seperti taman yang harus dirawat dan disiangi, dan jika perhatian kita selalu berada di luar diri kita, maka dunia batin kita akan dipenuhi oleh penyusup, yang disebut setan batin yang akan mendatangkan malapetaka dan kekacauan dalam hidup kita.

Inilah sebabnya mengapa krisis kesehatan mental terjadi akibat kurangnya perhatian dan perenungan terhadap diri sendiri.

Dilansir oleh Nauman Naeem pada Psychology Today memaparkan tujuh langkah  untuk mengoptimalkan kesehatan mental Anda.

  1. Fokus pada Pernapasan.

Kebanyakan orang cenderung bernapas pendek dan tidak teratur, yang merupakan masalah karena tidak memungkinkan oksigenasi darah secara maksimal, yang memengaruhi pengiriman oksigen ke otak.

Hal ini dapat mengakibatkan sakit kepala dan kabut otak serta dapat memperburuk kondisi kesehatan mental.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Psychology Today

Tags

Rekomendasi

Terkini

X