edukasi

Melihat Islam di Ukraina, Minoritas Tatar Krimea yang Berjuang di Tengah Perang

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:45 WIB
Masjid Al Rahma di Kyiv, Ukraina (mosqpedia)

KLIK SAJA - Di Ukraina, warga Muslim mencakup sekitar 1 persen dari total populasi. Hingga setidaknya tahun 2014, sebagian besar dari mereka tinggal di wilayah semenanjung Krimea dan Donbas.

Setelah pendudukan Krimea oleh Rusia dan pecahnya konflik di wilayah timur, ribuan orang terpaksa berpindah ke daerah lain di dalam negeri.

Situasi ini memasuki fase baru perpindahan penduduk internal setelah invasi besar-besaran Rusia pada 24 Februari 2022.

Menurut sensus nasional terakhir yang dilakukan pada tahun 2001, jumlah Muslim di Ukraina mencapai sekitar 436.000 jiwa.

Komunitas terbesar adalah Tatar Krimea (248.000 orang), disusul oleh warga Azerbaijan, Uzbek, Turki, serta kelompok lain yang berasal dari Kaukasus Utara.

Berdasarkan penelitian Goethe Institute for Islamic Studies, Culture, and Religion, pola persebaran umat Islam di Ukraina masih mencerminkan pola historis pemukiman dan migrasi.

Baca Juga: Masjid Dzhumaya, Peninggalan Kebesaran Kekhalifahan Turki Usmani di Bulgaria

Krimea merupakan pusat utama Islam lokal, dengan komunitas yang lebih kecil tersebar di Donetsk, Kharkiv, Luhansk, Dnipro, Kherson, Odesa, dan Zaporizhzhia.

Identitas Tatar Krimea terbentuk pada masa Kekhanan Krimea, yang berada di bawah perlindungan Kesultanan Utsmaniyah dari abad ke-15 hingga abad ke-18 dan merupakan salah satu kekuatan besar di Eropa Timur.

Setelah Perang Rusia–Turki tahun 1768–1774, Krimea dianeksasi oleh Kekaisaran Rusia pada tahun 1783.

Sejak saat itu, dimulailah eksodus besar-besaran pertama umat Muslim berbahasa Turkik.

Diperkirakan sekitar satu juta orang meninggalkan semenanjung tersebut untuk menetap di Anatolia.

Pada tahun 1944, dengan tuduhan berkolaborasi dengan Jerman Nazi, sedikitnya 200.000 orang Tatar dideportasi dari Krimea.

Pada periode ini, hampir seluruh jejak sejarah dan budaya komunitas tersebut—termasuk masjid, sekolah, dan perpustakaan—dihapus secara sistematis.

Halaman:

Tags

Terkini