Sistem kelas penumpang pun dibuat beragam, mulai dari kelas 1A yang paling nyaman hingga kelas ekonomi yang menjadi pilihan mayoritas masyarakat.
Meski sederhana, kelas ekonomi telah menjadi saksi perjalanan jutaan masyarakat Indonesia yang melintasi lautan demi bertemu keluarga, bekerja, hingga merantau ke pulau lain.
Salah satu kapal legendaris PELNI adalah KM Ciremai yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Soeharto pada 17 Juni 1993 di Cirebon. Kapal ini menjadi simbol modernisasi armada penumpang Indonesia pada masanya.
Era Digital
Di era digital, PELNI terus bertransformasi. Tidak hanya meningkatkan pelayanan transportasi laut, perusahaan ini juga menghadirkan inovasi teknologi.
Salah satunya melalui kerja sama dengan Telkomsel untuk memasang BTS di beberapa kapal agar penumpang tetap bisa menikmati layanan komunikasi selama perjalanan di laut.
Baca Juga: Mengenal Perbedaan Kapal RORO dan Kapal Ferry, Serupa Tapi Tak Sama
Transformasi besar kembali dilakukan pada 11 Mei 2023 ketika PT PELNI (Persero) memperkenalkan logo dan tagline baru: “We Connect, We Unify.” Tagline tersebut bukan sekadar slogan, melainkan cerminan peran PELNI selama puluhan tahun sebagai penghubung masyarakat Indonesia.
Dari kapal-kapal sederhana hingga armada modern yang melintasi lautan Nusantara, PELNI telah menjadi bagian penting dalam sejarah Indonesia.
Di tengah ombak dan perjalanan panjang antarpulau, PELNI tidak hanya mengangkut penumpang, tetapi juga membawa harapan, cerita, dan persatuan bangsa.***