Kehadiran kembali Remy Sylado sebagai pengarang produktif pada masa pasca-reformasi menunjukkan bagaimana suasana politik dan budaya yang lebih terbuka memungkinkan karya-karya yang sebelumnya ditekan untuk mendapatkan tempat yang layak dalam sastra Indonesia.
Dengan demikian, berdasarkan fakta sejarah dan identitas kepengarangan, jawaban yang benar, tepat, akurat, dan sah dengan kebenaran 100% adalah:
e) Remy Sylado.
Itulah pembahasan lengkap dari pertanyaan Karya Yang Dilarang Terbut Pada Angkatan 70-an Diterbitkan Di Tahun 2000-an, Pada Saat Itu Banyak Muncul Karya Dari Pengarang. Semoga bermanfaat.
Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat sebagai referensi tambahan untuk peserta didik. Jawaban yang tertera di atas bersifat tidak mutlak dan jawaban tersebut bersifat terbuka sehingga bisa dieksplorasi lagi lebih lanjut.***
Artikel Terkait
Karya Sastra Dapat Dibedakan Menjadi Puisi, Prosa, Dan Drama Berdasarkan
Berikut Ini Yang Bukan Termasuk Judul Buku Yang Pernah Dilarang Pada Angkatan 1966 Adalah
Salah Satu Ciri Kondisi Karya Sastra Tanah Air Pada Angkatan 70-an Dapat Digambarkan Sebagai Berikut, Yaitu
Berikut Ini Yang Bukan Merupakan Pakar Sastra Yang Telah Membuat Periodisasi Sastra Indonesia Adalah
Siapakah Tiga Serangkai Yang Mendirikan Majalah Poedjangga Baroe Adalah
Angkatan Yang Memiliki Gaya Perangkaian Cerita Ekspresionisme-realistik Adalah
Ciri Umum Dari Angkatan Ini Adalah Bercorak Romantis (Melarikan Diri) Dari Masalah Kehidupan Sehari-hari Yang Menekan. Merupakan Ciri Dari Angkatan
Dalam Perkembangannya Roman Disamakan Dengan Novel, Padahal Berbeda. Roman Adalah
Dalam Perkembangannya Roman Disamakan Dengan Novel, Padahal Berbeda. Roman Adalah
Viral! Remaja M yang Hendak Bunuh Diri Akibat Kendala Biaya Sekolah Kini Jadi Tanggungan Dedi Mulyadi untuk Melanjutkan Pendidikan