Semua ini menjadi bukti bahwa peradaban megalitikum di Lembah Behoa bukanlah peradaban sederhana.
Menariknya, sebelum penelitian arkeologis dilakukan pada tahun 1980-an di wilayah Sulawesi Tengah, masyarakat setempat belum sepenuhnya menyadari nilai penting dari benda-benda purbakala ini.
Kalamba dan peninggalan lainnya dulu dianggap sebagai bagian biasa dari lingkungan sekitar.
Baca Juga: Mengenal Situs Megalitik Batu Berak di Lampung Barat, Warisan Peradaban Pra Sejarah
Namun setelah penelitian dilakukan, barulah terungkap bahwa situs-situs ini menyimpan nilai sejarah, budaya, dan ilmu pengetahuan yang sangat tinggi.
Situs Megalitik Pokekea adalah saksi bisu kejayaan peradaban kuno di Lembah Behoa. Kalamba yang megah, arca yang misterius, serta jejak bengkel batu kuno menjadi bukti bahwa manusia masa lampau telah mencapai tingkat kecerdasan dan keterampilan yang luar biasa.
Kini, situs ini tidak hanya menjadi objek penelitian, tetapi juga destinasi wisata sejarah yang mengundang rasa kagum—sekaligus mengingatkan kita akan panjangnya perjalanan peradaban manusia di Nusantara.***