wisata

Napak Tilas Dakwah Para Habaib di Masjid Riyadh Solo yang Tak Pernah Sepi Kunjungan Rombongan Peziarah

Senin, 16 Februari 2026 | 19:52 WIB
Masjid Riyadh saat acara Haul Habib Anis (blogger)

Masjid Riyadh kini dikenal sebagai salah satu tujuan utama wisata religi di Solo. Peziarah dan wisatawan dari berbagai daerah—baik Muslim maupun non-Muslim—datang untuk menyaksikan langsung warisan sejarah Islam yang masih terjaga dengan baik.

Hampir setiap hari rombongan peziarah selalu datang tiada hentinya, baik yang menggunakan transportasi umum maupun angkutan carter.

Di kompleks masjid terdapat makam keluarga ulama pendirinya yang kerap diziarahi sebagai bentuk penghormatan dan doa.

Setiap tahun, digelar pula acara haul untuk mengenang jasa para ulama dalam menyebarkan Islam.

Makam para Habaib yang berada di Masjid Riyadh (promedia)

Momen ini menjadi salah satu agenda keagamaan besar di Solo yang dihadiri ribuan jemaah dari berbagai penjuru daerah.

Bahkan pemerintah kota Surakarta menjadikan Haul di Masjid Riyadh sebagai agenda tahunan, mengingat mampu meningkatkan ekonomi UMKM setempat.

Makna di Balik Nama “Riyadh”

Nama “Riyadh” berasal dari bahasa Arab yang berarti taman atau kebun.

Sebuah simbol yang indah—melambangkan harapan agar masjid ini menjadi taman ilmu, tempat tumbuhnya akhlak mulia, serta ruang yang menenangkan hati setiap jemaah yang datang.

Lebih dari seabad berdiri, Masjid Riyadh tetap menjadi pilar spiritual di tengah perkembangan kota. Ia bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga ruang hidup yang terus menghidupkan nilai-nilai keislaman.

Baca Juga: Mengenal Masjid Agung Djenne di Mali, Bangunan Bata Lumpur Terbesar di Dunia

Sebagai tempat ibadah yang aktif digunakan, pengunjung diharapkan menjaga adab dan kesopanan. Disarankan datang di luar waktu salat agar tidak mengganggu jemaah yang beribadah—atau sekalian ikut salat berjamaah untuk merasakan suasana religiusnya.

Kenakan pakaian yang sopan dan menutup aurat sesuai ketentuan Islam. Dengan menjaga tata krama, kita turut merawat kesucian dan kehormatan tempat ibadah ini.

Masjid Riyadh Solo bukan hanya destinasi wisata religi, tetapi juga ruang refleksi tentang sejarah, dakwah, dan peran besar para ulama dalam membentuk wajah Islam di Jawa.

Halaman:

Tags

Terkini