wisata

Mengenal Tradisi Papajar Masyarakat Sunda dalam Menyambut Bulan Suci Ramadan

Selasa, 10 Februari 2026 | 21:20 WIB
Tradisi Papajar

Seiring berjalannya waktu, pelaksanaan Papajar mengalami perkembangan. Kegiatan ini tidak lagi terpusat di satu tempat, melainkan menyebar dari masjid ke masjid di wilayah Cianjur dan terus diselenggarakan setiap tahun.

Ada masyarakat yang memilih berziarah, sementara yang lain memanfaatkan momen ini untuk mempererat hubungan keluarga.

Penyebaran tradisi Papajar semakin luas pada masa pemerintahan Wiratanudatar III, ketika wilayah Cianjur mencakup Sukabumi, Bogor, hingga pesisir selatan.

Hal ini memberikan pengaruh besar terhadap eksistensi Papajar, mengingat Cianjur dikenal sebagai representasi budaya Sunda yang kental dengan nilai-nilai keislaman.

Solidaritas menjadi salah satu aspek penting dalam tradisi Papajar. Setiap orang terlibat dan memiliki peran masing-masing, mulai dari membantu memasak, menyusun hidangan, hingga menyiapkan keperluan lainnya.

Melalui kebersamaan inilah tercipta rasa saling mengenal, mempererat tali silaturahmi, serta membangun ikatan persaudaraan yang berkelanjutan di tengah masyarakat.***

Halaman:

Tags

Terkini