Keberadaan petilasan ini memberi nilai budaya dan religi tersendiri bagi pengunjung tertentu.
Daya Tarik Utama Air Terjun Dlundung
Daya tarik utama Air Terjun Dlundung terletak pada keindahan alamnya yang berpadu dengan kemudahan akses dan fasilitas.
Air terjun utama memiliki ketinggian sekitar 50–60 meter dengan aliran air yang relatif tidak terlalu deras.
Kondisi ini membuat kolam alami di bawahnya cukup aman untuk bermain air atau sekadar berendam. Airnya jernih dan terasa sangat segar, khas mata air pegunungan.
Selain air terjun, kawasan ini juga menyediakan area camping ground yang nyaman di tengah hutan pinus. Area ini sangat cocok bagi kamu yang ingin merasakan pengalaman bermalam di alam terbuka dengan suasana yang tenang dan sejuk.
Akses menuju air terjun juga terbilang mudah. Jalur setapak berupa jalan paving dan beton menghubungkan area parkir dengan lokasi air terjun, sehingga pengunjung hanya perlu berjalan kaki sekitar 5–10 menit.
Baca Juga: Keren! Lumajang Punya Air Terjun Tumpak Sewu, Mirip Niagara Falls
Air Terjun Dlundung berlokasi di Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, dan berada di jalur wisata populer Trawas.
Jika berangkat dari Kota Mojokerto, jarak tempuh sekitar 30 kilometer dengan waktu perjalanan kurang lebih 45 menit.
Sementara dari Surabaya, pengunjung dapat melalui rute Sidoarjo–Pandaan–Trawas dengan jarak sekitar 70 kilometer dan waktu tempuh sekitar dua jam.
Kondisi jalan menuju lokasi sudah beraspal dengan baik dan dapat dilalui kendaraan pribadi.
Bagi pengunjung yang menggunakan transportasi umum, perjalanan dapat ditempuh dengan menuju Terminal Pandaan, dilanjutkan dengan bus atau angkutan umum ke Trawas, lalu menggunakan ojek menuju kawasan Air Terjun Dlundung.
Ayo jadikan Air Terjung Dlundung masuk dalam daftar jelajahmu tahun ini.***