Ada yang melemparkannya ke depan pintu rumah orang terdekat, sementara yang lain cukup meninggalkan pecahan piring di depan pintu.
Semakin banyak pecahan piring yang terlihat, dipercaya semakin besar keberuntungan di tahun yang akan datang.
Warna pakaian dalam dipercaya menentukan keberuntungan di Amerika Latin
Di beberapa negara Amerika Latin, masyarakat percaya bahwa warna pakaian dalam yang dikenakan saat malam Tahun Baru akan memengaruhi nasib di tahun berikutnya.
Misalnya, warna biru dipercaya membawa kesehatan, sedangkan warna merah diyakini mendatangkan keberuntungan dalam urusan cinta.
Julius Caesar menjadi alasan malam Tahun Baru jatuh pada 31 Desember
Perayaan malam Tahun Baru pada akhir Desember berkaitan dengan keputusan Julius Caesar, yang menetapkan 1 Januari sebagai hari pertama tahun baru.
Penetapan ini terinspirasi dari Janus, dewa Romawi bermuka dua yang diyakini mampu melihat masa lalu, masa kini, dan masa depan.***