wisata

Mengenal Jaran Bodhag, Kesenian Tradisional Kebanggan Masyarakat Probolinggo

Minggu, 31 Agustus 2025 | 10:44 WIB
Pertunjukkan Jaran Bodhag (idn)

Sebagaimana Jaran Kencak, pertunjukan Jaran Bodhag juga diiringi musik tradisional dengan perangkat gamelan, termasuk alat musik khas Madura, saronen.

Irama musik yang menghentak memandu gerakan penunggang kuda-kudaan, yang tampak seolah benar-benar menunggangi kuda padahal kedua kakinya tetap menapak di tanah.

Dalam tradisi lama, pementasan Jaran Bodhag biasanya disertai dengan sesajen, baik untuk tuan rumah, pemain, maupun perlengkapan gamelan. Hal ini dianggap sebagai bentuk penghormatan agar pertunjukan berjalan lancar.

Awalnya, Jaran Bodhag hanya ditampilkan pada acara hajatan masyarakat seperti pernikahan, khitanan, atau selamatan.

Namun seiring waktu, saat ini kesenian Jaran Bodhag telah menembus batas kelas sosial.

Kini, Jaran Bodhag sering ditampilkan tidak hanya dalam acara rakyat, tetapi juga di panggung-panggung resmi dan agenda pariwisata.

Ikon Budaya Probolinggo

Jaran Bodhag bukan sekadar hiburan rakyat, melainkan juga simbol kreativitas dan identitas budaya masyarakat Probolinggo.

Dari keterbatasan ekonomi lahirlah sebuah seni pertunjukan yang mampu bertahan hingga kini, bahkan menjadi ikon budaya yang memperkaya dunia pariwisata daerah.

Dengan gerakan penuh semangat, tabuhan musik tradisional yang mengiringi, dan nuansa kebersamaan yang tercipta, Jaran Bodhag telah menjelma sebagai kebanggaan masyarakat Probolinggo—sebuah warisan budaya yang patut dijaga dan dilestarikan.***

Halaman:

Tags

Terkini