KLIK SAJA – Jika kamu sering menonton film Hollywood, pasti tak sing dengan keberadaan jembatan panjang gantung berwarna merah di sebuah selat.
Sekilas jembatan ini agak mirip dengan jembatan Ampera di Palembang. Namanya adalah Jembatan Golden Gate yang terletak di San Fransisco, Amerika Serikat.
Jembatan Golden Gate adalah jembatan gantung yang membentang di atas Selat Golden Gate, selat selebar satu mil (1,6 km) yang menghubungkan Teluk San Francisco dengan Samudra Pasifik di negara bagian California, Amerika Serikat.
Struktur ini menghubungkan San Francisco—ujung utara Semenanjung San Francisco—dengan Kabupaten Marin, dan dilintasi oleh U.S. Route 101 serta California State Route 1.
Jembatan ini juga menyediakan jalur bagi pejalan kaki dan pesepeda, serta menjadi bagian dari U.S. Bicycle Route 95.
Jembatan Golden Gate diakui oleh American Society of Civil Engineers sebagai salah satu Keajaiban Dunia Modern, dan telah menjadi salah satu simbol paling dikenal secara internasional dari kota San Francisco maupun negara bagian California.
Gagasan untuk membangun penghubung tetap antara San Francisco dan Marin semakin populer sejak akhir abad ke-19.
Walau demikian, banyak yang meragukan proyek ini bisa berhasil, karena daerah tempat yang dibangun merupakan wilayah sesar aktif gempa dan lintasan badai.
Baru pada awal abad ke-20 ide ini mulai dianggap memungkinkan untuk diwujudkan. Joseph Strauss bertindak sebagai kepala insinyur proyek ini, dengan kontribusi besar dalam perancangan dari Leon Moisseiff, Irving Morrow, dan Charles Ellis.
Jembatan ini resmi dibuka untuk umum pada 27 Mei 1937 dan sejak saat itu telah mengalami berbagai renovasi dan peningkatan struktur.
Dalam buku panduan wisata Frommer’s, Jembatan Golden Gate digambarkan sebagai "mungkin jembatan terindah, dan pastinya yang paling banyak difoto di dunia."
Saat pertama kali dibuka pada tahun 1937, jembatan ini merupakan jembatan gantung terpanjang dan tertinggi di dunia—gelar yang masing-masing dipegang hingga tahun 1964 dan 1998.
Bentang utama jembatan ini berukuran 4.200 kaki (1.280 meter) dan tinggi totalnya mencapai 746 kaki (227 meter).
Sebelum jembatan ini dibangun, satu-satunya jalur praktis dan pendek antara San Francisco dan wilayah yang kini menjadi Kabupaten Marin adalah dengan menyeberangi Teluk San Francisco menggunakan kapal.