wisata

Pemprov Jabar Gelar Pekan Kebudayaan Daerah 2024 di Sukabumi, Mantap Pisan Euy!

Senin, 16 Desember 2024 | 15:02 WIB
Para pengisi acara Pekan Kebudayaan Daerah Jawa Barat 2024 (Dinas Pariwisata Jabar)

KLIK SAJA - Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menyelenggarakan event akbar Pekan Kebudayaan Daerah.

Pada kali ini kegiatan dilaksanakan di Taman Kota Lapang Merdeka, Kota Sukabumi, Minggu 15 Desember 2024.

Acara dibuka secara langsung oleh Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin.

Menurutnya kegiatan ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenali budaya-budaya Jawa Barat, baik dari zona Melayu-Betawi, Sunda Priangan, dan Kacirebonan.

Baca Juga: Menikmati Keindahan Air Terjun Otak Kokoq di Lombok, Dijamin Menenangkan Jiwa!

Disamping itu, Pekan Kebudayaan Daerah jadi bukti nyata upaya Pemprov Jabar melestarikan budaya dari 27 kabupaten/kota, khususnya yang sudah berstatus Warisan Budaya Takbenda (WBTB) Nasional.

“Jawa Barat adalah rumah bagi beragam kebudayaan yang telah diwariskan oleh leluhur kita. Keberagaman ini bukan sekadar perbedaan, melainkan sebuah kekayaan yang harus kita jaga dan lestarikan,” ujar Pj Gubernur.

Pertunjukkan Tari Topeng khas Cirebon (Dinas Pariwisata Jawa Barat)

“Saya harap, melalui kegiatan ini akan banyak lagi anak-anak muda yang mengenali dan mendalami kebudayaan daerah. Tentunya ini sangat penting untuk pembangunan daerah ke depan,” ungkapnya.

Kegiatan ini sukses menarik perhatian ribuan masyarakat dari Kota Sukabumi dan sekitarnya. Sebagai pembuka, tampil kolaborasi pertunjukan Tari Merak Sunda, Tari Topeng Cirebon, Tari Topeng Cisalak Depok, dan Surak Ibra Garut.

Pekan Kebudayaan Daerah Jawa Barat 2024 dibagi ke dalam empat sesi.

Baca Juga: Keseruan Olahraga Riverboarding di Sungai Klawing Purbalingga, Dijamin Nagih!

Pada sesi pagi, masyarakat dapat menyaksikan pertunjukan Calung, Seni Gekbreng, Rampak Kendang Anak, Tari Rayak-Rayak, Tari Kreasi Rereng Gunung Parang, dan Tari Kreasi Pajajaran.

Selain itu juga ada Tari Jaipong yang dibawakan secara khusus oleh siswa-siswi Sekolah Luar Biasa (SLB).

Halaman:

Tags

Terkini