Penduduk desa di Mawsynram menggunakan rumput untuk kedap suara gubuk mereka dari hujan yang memekakkan telinga yang mengguyur rumah mereka selama musim hujan.
Para ahli meteorologi mengatakan lokasi Mawsynram yang dekat dengan Bangladesh dan Teluk Benggala menjadi alasan mengapa daerah itu menerima begitu banyak hujan.
Setiap kali ada uap air terkumpul di Teluk Benggala, hal itu menyebabkan presipitasi di Mawsynram, yang mengakibatkan musim hujan lebat dan panjang.***