- Tutendo, Kolombia, Amerika Selatan
Rata-rata curah hujan tahunan: 11.770mm
Tutendo berada di daerah Chocó, di sebelah barat laut Kolombia, dan berjarak 14 kilometer dari Quibdó
Tutendo merupakan bagian dari Chocó Biogeographic, sebuah kawasan hutan hujan yang kaya akan keanekaragaman hayati.
Baca Juga: 4 Tempat Paling Angker di Britania Raya, Salah Satunya Markas Drakula
Menariknya, Ada dua musim hujan di wilayah ini sehingga hujan turun sepanjang tahun. Kota Quibdo di dekatnya menyandang gelar kota terbasah di dunia.
- Cherrapunji, Negara Bagian Meghalaya, India
Rata-rata curah hujan tahunan: 11.777 mm
Ironisnya, meskipun merupakan tempat terbasah kedua di Bumi, penduduk desa ini menghadapi kekurangan air di musim dingin ketika tidak ada hujan yang turun sama sekali selama berbulan-bulan.
Selama musim hujan, hujan terus-menerus mengguyur wilayah tersebut, terkadang selama 15-21 hari berturut-turut.
Daerah ini juga terkenal dengan air terjun, bukit-bukit, dan jembatan akar hidup.
- Mawsynram, Negara Bagian Meghalaya, India
Rata-rata curah hujan tahunan: 11.871 mm
Terletak hanya 15 km dari Cherrapunji, sering terjadi perdebatan tentang desa mana yang seharusnya menyandang gelar desa terbasah di dunia.