KLIK SAJA - Tak seperti negara Eropa umumnya yang beriklim sedang, Madeira justru beriklim tropis, memiliki gunung berapi, pantainya berpasir hitam, maka tak ayal Madeira dijuluki “Hawaii-nya Eropa”.
Madeira sendiri sebenarnya rangkaian pulau otonom di lepas pantai barat laut Afrika Utara yang dimiliki negara Portugal, namun masuk dalam wilayah Eropa, bukan Afrika.
Pulau ini memiliki budaya dan sejarahnya sendiri yang mendorong semakin banyak pelancong untuk menjelajahi pantai-pantai terjauhnya.
Dilansir dari BBC, Pulau ini dihuni oleh Portugis pada tahun 1425, pulau ini dengan cepat menjadi pusat produksi gula dan seni lokal, termasuk bordado Madeira, gaya sulaman unik yang telah diwariskan di pulau-pulau ini selama beberapa generasi.
Baca Juga: Rekomendasi Pantai di Pulau Bangka yang Cocok Untuk Ngecamp pada Malam Tahun Baru
Namun, sebagian besar orang di seluruh dunia mengenal nama Madeira karena anggurnya yang diperkaya.
Hal yang membuat anggur Madeira begitu unik adalah kemampuannya untuk menua hampir tanpa batas, yang berkontribusi pada cita rasanya yang kompleks.
Pembuat anggur memanaskan anggur pada suhu 45C hingga 50C selama sekitar tiga bulan dan kemudian membiarkannya dingin secara bertahap sebelum memulai proses penuaan.
Jenis anggur yang digunakan juga sangat memengaruhi cita rasa anggur, yang dapat berkisar dari Sercial yang kering dan tajam hingga Bual yang beraroma kismis atau karamel.
Seperti di Hawaii, lingkungan alam Madeira merupakan daya tarik utama bagi para pelancong, dan lanskap pegunungan dan hutan lebat menawarkan banyak sekali kesempatan untuk keluar rumah.
Salah satu hal yang paling populer untuk dijelajahi di pulau utama kepulauan ini, Madeira, adalah ‘levada’, yaitu saluran yang dibuat pada abad ke-15 untuk mengalirkan air dari bagian utara pulau yang lebih lembap ke bagian selatan yang lebih kering.
Jaringan levada sepanjang 3.100 km telah menciptakan sejumlah jalur pendakian hiking yang populer, seperti Levada do Caldeirão Verde , tetapi dalam beberapa bulan terakhir, beberapa orang telah menyatakan kekhawatiran tentang terlalu banyaknya turis di tempat-tempat tersebut.