Mengenal Taman Balekambang, Spot Kalcer dan Estetik Habiskan Tahun Baru di Kota Solo

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Minggu, 14 Desember 2025 | 15:01 WIB
Pertunjukkan Seni Budaya di Taman Balekambang (Visit Surakarta)
Pertunjukkan Seni Budaya di Taman Balekambang (Visit Surakarta)

 

KLIK SAJA - Kota Solo atau Surakarta memiliki banyak pilihan menarik untuk merayakan Tahun Baru Masehi.

Selama ini, sebagian besar warga biasanya memadati kawasan Balai Kota–Pasar Gede atau sepanjang Jalan Slamet Riyadi.

Namun, ada satu destinasi yang tak kalah seru, lebih tenang, lebih kalcer sekaligus sangat estetik, yakni Taman Balekambang.

Setelah menjalani proses revitalisasi, Taman Balekambang kini tampil dengan wajah baru yang lebih segar dan modern, tanpa meninggalkan nilai sejarah dan budayanya.

Pada malam pergantian tahun, pengunjung akan disuguhi beragam acara hiburan yang dirancang untuk semua kalangan.

Ragam Hiburan dan Bazar UMKM

Perayaan Tahun Baru di Taman Balekambang dimeriahkan dengan live music yang menampilkan musisi lokal hingga nasional.

Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati berbagai pagelaran seni tradisional, seperti sendratari Ramayana dan ketoprak khas Taman Balekambang, yang siap menghibur dan memperkenalkan kekayaan budaya Jawa kepada masyarakat.

Tak hanya hiburan, suasana perayaan semakin lengkap dengan hadirnya bazar UMKM.

Beragam makanan, minuman, serta oleh-oleh khas Solo tersedia dan bisa dinikmati sambil bersantai di tengah taman yang rindang.

Taman Rindang dengan Nilai Sejarah Tinggi

Taman Balekambang dikenal sebagai ruang hijau yang asri dengan pepohonan besar berusia ratusan tahun.

Di dalam kawasan ini, pengunjung juga dapat melihat kawanan rusa dan beberapa satwa seperti kalkun, kuda sewaan dan lainnya yang menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi keluarga yang datang bersama anak-anak.

Taman ini memiliki nilai sejarah yang kuat. Taman Balekambang dibangun oleh KGPAA Mangkunegara VII pada 26 Oktober 1921 sebagai bentuk kasih sayang kepada dua putrinya, GRAy Partini Husein Djayaningrat dan GRAy Partinah Sukanta.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X