Mengenal Hammam Alias Turkish Bath: Pemandian Uap Ala Turki, Warisan Zaman Usmaniyah

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Rabu, 14 Mei 2025 | 09:22 WIB
Kegiatan di dalam Hammam (Turkish Bath)
Kegiatan di dalam Hammam (Turkish Bath)

KLIK SAJA - Hammam, atau dikenal juga sebagai Turkish bath oleh orang Barat, adalah salah satu warisan budaya Islam yang paling unik dan terus bertahan hingga masa kini.

Berasal dari kata Arab ḥammām yang berarti pemandian, hammam merupakan bentuk pemandian uap yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat membersihkan diri, tetapi juga sarat akan nilai spiritual, sosial, dan arsitektural.

Tradisi ini sangat lekat dengan budaya Kekhalifahan Usmaniyah (Ottoman), yang memperluas praktik ini ke seluruh wilayah kekuasaannya, termasuk Eropa Tenggara.

Hammam sebenarnya mewarisi konsep dari thermae, yaitu pemandian umum ala Romawi, yang kemudian diadaptasi oleh peradaban Islam dengan sentuhan syariat.

Dalam Islam, kebersihan adalah bagian dari iman, dan hammam menjawab kebutuhan akan thaharah (pembersihan ritual) terutama sebelum salat.

Di masa sebelum adanya air mengalir di rumah-rumah, hammam menjadi pusat kebersihan publik sekaligus tempat pertemuan sosial bagi komunitas, baik pria maupun wanita—dengan jadwal terpisah atau ruang khusus.

Secara arsitektur, hammam mengikuti pola yang khas: pengunjung memasuki ruang ganti (apodyterium), lalu ruang dingin (frigidarium), ruang hangat (tepidarium), dan akhirnya ruang panas (caldarium).

Sebelum dibilas, pengunjung Hammam akan disikat bersih dengan sabun khusu
Sebelum dibilas, pengunjung Hammam akan disikat bersih dengan sabun khusu (Getty)

Panas dihasilkan oleh tungku besar yang memanaskan air dan uap, disalurkan melalui sistem pemanas di bawah lantai—sebuah teknologi canggih untuk zamannya.

Di hammam modern, pengunjung biasanya mengenakan peshtemal (kain tipis khas hammam) dan memasuki ruangan panas yang membuat tubuh berkeringat.

Kemudian, staf hammam akan melakukan proses pembersihan intensif: tubuh digosok dengan kese (sarung tangan penggosok), disabuni, dan dibilas dengan air hangat.

Ritual ini tidak hanya membersihkan tubuh, tetapi juga memberi rasa relaksasi yang dalam. Berbeda dengan pemandian Romawi yang menggunakan kolam, hammam Islam lebih mengutamakan mandi dengan air mengalir, sesuai ajaran Islam tentang kesucian.

Hammam tidak hanya terdapat di Turki, tetapi juga tersebar di seluruh dunia Islam: Timur Tengah, Afrika Utara, Asia Tengah, India, bahkan hingga Spanyol saat masa al-Andalus.

Masing-masing wilayah memiliki varian arsitektur dan tradisi lokal, namun intinya tetap sama: kebersihan, ketenangan, dan komunitas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X