Mengenal Tradisi Pawai Pegon Jember Saat Lebaran, Simbol Keberkahan dan Kebersamaan

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Kamis, 3 April 2025 | 14:40 WIB
Gerobak atau Cikar Sapi yang dihias pada Pawai Pegon (Promedia)
Gerobak atau Cikar Sapi yang dihias pada Pawai Pegon (Promedia)

KLIK SAJA - Saban tahun, pada hari ketujuh Syawal, masyarakat Jember, khususnya di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, mengadakan sebuah tradisi yang sudah lama dikenal sebagai Pawai Pegon atau Parade Pegon.

Acara ini menjadi salah satu momen spesial yang menandakan berakhirnya rangkaian ibadah Ramadan dan menyambut kebersamaan setelah Hari Raya Idul Fitri.

Pawai Pegon sendiri bukan hanya sekadar parade, melainkan juga simbol dari rasa syukur, keberkahan, dan kebersamaan masyarakat setempat.

Pada Pawai Pegon, gerobak yang dihiasi dengan janur kuning dan berbagai hasil bumi ditarik oleh dua ekor sapi yang gagah.

Gerobak-gerobak tersebut membawa ketupat, lontong, dan hasil bumi lainnya, yang menjadi simbol keberkahan dan rasa syukur atas rezeki yang diterima selama setahun.

Ketupat, sebagai makanan khas Lebaran, memiliki makna mendalam bagi masyarakat Jember, yakni sebagai simbol pengharapan akan kehidupan yang penuh berkah dan kelimpahan rezeki.

Baca Juga: Keunikan Masjid An Nurumi Sleman Berarsitektur Ala Kremlin Santo Basil Rusia

Parade ini tidak hanya diikuti oleh warga Desa Sumberejo, namun juga melibatkan warga dari desa-desa sekitar, yang datang untuk berpartisipasi dan merayakan momen tersebut bersama-sama.

Mereka membawa serta hasil bumi yang dipersembahkan dalam bentuk gunungan atau tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur.

Pawai Pegon ini menjadi ajang bagi masyarakat untuk bersatu dalam suasana kebersamaan, di mana setiap individu merasa terikat dalam satu tujuan, yaitu merayakan kemenangan dan keberkahan setelah bulan Ramadan.

Salah satu keunikan dari Pawai Pegon adalah tradisi mengendarai Pegon, yang merujuk pada pedati atau cikar, yang digunakan untuk membawa hasil bumi dan ketupat.

Hal ini memberikan kesan bahwa meskipun zaman terus berkembang, tradisi dan budaya lokal tetap dipertahankan dan dihormati oleh generasi penerus.

Bahkan, Pawai Pegon kini menjadi salah satu agenda utama dalam kalender pariwisata Kabupaten Jember, yang tidak hanya menarik perhatian masyarakat lokal, tetapi juga wisatawan dari luar daerah yang ingin merasakan langsung keunikan budaya ini.

Tak hanya sebagai simbol keberkahan, Pawai Pegon juga mencerminkan rasa syukur masyarakat Jember yang hidup dalam kebersamaan dan kedamaian.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X