KLIK SAJA - Sebuah masjid di Jalan Raya Yogya-Solo, Kalasan, Sleman, Yogyakarta, mencuri perhatian bagi siapa yang melihatnya karena keunikan arsitekturnya yang tidak biasa.
Masjid ini bernama Masjid An Nurumi, atau lebih dikenal dengan sebutan "Masjid Kremlin" oleh masyarakat setempat.
Dengan sembilan menara berkubah berwarna-warni, masjid ini terinspirasi dari kemegahan Katedral Santo Basil di benteng Kremlin di Moskow, Rusia.
Masjid An Nurumi memiliki luas sekitar 700 meter persegi dan didominasi oleh sembilan menara berkubah dengan warna-warni yang mencolok: biru, kuning, hijau, dan merah.
Desainnya yang unik ini membuatnya terlihat seperti bangunan bersejarah di Rusia, khususnya Benteng Kremlin yang terkenal, maka tak heran jika masjid ini sering disebut sebagai "Masjid Kremlin" oleh warga sekitar.
Masjid ini didirikan oleh Umi Nursalim, seorang pengusaha restoran ayam di Kalasan, yang terinspirasi setelah berkunjung ke Rusia usai menunaikan ibadah umrah.
Kekagumannya terhadap kemegahan Benteng Kremlin mendorongnya untuk membangun masjid dengan arsitektur serupa di Tanah Air.
Pembangunan Masjid An Nurumi dimulai pada tanggal 7, bulan 7, tahun 2005, tepat pada pukul 7 malam. Angka tujuh dipilih karena memiliki makna luhur dalam falsafah Jawa.
Selain keunikan arsitekturnya, Masjid An Nurumi juga sarat dengan makna filosofis. Sembilan menara berkubah yang menjulang tinggi melambangkan perjuangan Wali Songo dalam menyebarkan Islam di Nusantara.
Baca Juga: Masjid Tua Katangka, Saksi Bisu Perlawanan Rakyat Gowa Melawan Penjajah Belanda
Angka tujuh yang menjadi patokan awal pembangunan juga dianggap sebagai simbol kesempurnaan dan keberkahan.
Interior masjid ini tak kalah memukau. Langit-langit masjid dihiasi dengan kaligrafi indah bertuliskan Asmaul Husna, menambah nuansa spiritual dan keindahan.
Kaligrafi ini juga menghiasi lorong-lorong kubah masjid, menciptakan kesan megah dan religius.