"Emisi karbon terbesar kita itu berasal dari sektor kehutanan dan pertanian. Jadi memang dibutuhkan pengelolaan tanah air dan hutan kita secara lestari. Hutan seharusnya penyerap karbon, bukan memproduksi karbon karena adanya kebakaran hutan. Ini juga jadi perhatian." imbuh politisi Gerindra tersebut.
Terakhir, Budisatrio menyebut bahwa Prabowo Gibran juga akan terus mengakselerasi pengembangan sumber daya alam yang terkait dengan ekonomi hijau.
“Sumber daya alam yang terkait langsung dengan penyerapan karbon, carbon sink dan carbon offset, akant erus diakselerasi. Selain manfaat pengurangan emisi, juga untuk mengambil kesempatan dari ekonomi hijau.” jelasnya.
“Dan terkait regulasi perdagangan karbon yang baru saja berjalan, kita akan melakukan penyempurnaan regulasi terkait carbon trade dan kelengkapan lembaga penunjangnya di Bursa Efek Indonesia.” pungkas Budisatrio.(Rls/Pr)
Artikel Terkait
Demi Aspirasi Masyarakat, Marji Rumpak Pilih Turun Kelas
Melek Digital! Relawan PRIDE Pecahkan Rekor MURI sebagai Relawan Politik Pertama yang Menggunakan AI
Akui Elektabilitas Anies Baswedan Semakin Naik, Capres Prabowo Subianto Minta Tolong Pendukung di Bangka Belitung
Caleg DPRRI Fraksi Partai Perindo Dapil Jawa Barat 8 Berikan Bantuan Kepada Masyarakat, Dean Sampaikan Manfaatnya
Sederet Selebriti dan Influencer Ikut Menyaksikan! Ada Raffi Nagita hingga Happy Asmara dalam Pelepasan Kapal Rumah Sakit TNI KRI oleh Prabowo