KlikSAJA, Makassar -- Keinginan drg. Marji Rumpak, MARS bertarung di pemilihan legislatif (Pileg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPR) Republik Indonesia (RI) Dapil Sulawesi Selatan 1 akhirnya diurungkan.
Mantan Kepala Puskesmas Antang 1 Makassar itu memilih dan rela turun kelas ke DPRD Sulsel Dapil 11 yang meliputi Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, dan Kota Palopo.
Pilihan Marji, bukanlah tanpa alasan. Selain atas dorongan keluarga dan kerabat, yang paling mendasar adalah demi memenuhi aspirasi masyarakat Luwu Raya.
Selain itu, dukungan kepada alumni SMA 1 Palopo ini terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Mulai dari tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, dan lainnya.
Sekalipun perempuan kelahiran Palopo, 28 Maret 1964 terbilang baru di dunia politik tapi lewat Partai Hanura, ia optimis meraih 1 kursi dari 85 kursi di DPRD Susel.
"Ini pengalaman pertama maju di pemilihan legislatif. Tapi, dengan doa dan dukungan semua pihak, khususnya masyarakat Luwu Raya, saya yakin bisa duduk di legislatif," ucapnya optimis.
Ketika ditanya visi-misi yang diembannya, ia mengatakan ingin memberi kontribusi yang konkret dalam pembangunan di Sulsel, khususnya di Luwu Raya.
Saat diberi amanah di legislatif, lanjutnya, akan semakin besar ruang untuk membantu masyarakat dalam berbagai sektor kehidupan.
Dan, salah satu hal yang akan diperjuangkan adalah meningkatkan taraf hidup kaum ibu dan anak.
"Caranya, dengan memberi life skill atau keterampilan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kaum perempuan," katanya.
Selain itu, ke depan yang menjadi program priotasnya adalah sektor pendidikan dan kesehatan.
Alasannya, Sumber Daya Manusia (SDM) hanya bisa ditingkatkan lewat pendidikan formal maupun non formal.
"Kalau SDM meningkat, akan merubah pola pikir masyarakat. Dan, kalau pola pikir berubah otomatis akan berpengaruh pada peningkatan produktivitas masyarakat," tuturnya.
Hal lain yang tak kalah pentingnya sektor kesehatan. Sebab, dengan meningkatkan pelayanan kesehatan akan memberi dampak positif bagi masyarakat untuk menjaga dan memelihara kesehatannya.
"SDM yang baik, ditunjang oleh jasmani dan rohani yang sehat, pasti akan meningkatkan produktivitas. Dan, pada akhirnya akan meningkatkan taraf hidup masyarakat," tutup alumni 1983 FKG Unhas itu.***