pemerintah

Masjidmu Butuh Renovasi? Yuk Buka Platform SIMAS Buatan Kemenag, Untuk Permudah Bantuan Dana

Kamis, 7 November 2024 | 10:30 WIB
Tampilan laman Platform SIMAS (Kemenag)

KLIK SAJA - Bagi sebagian pengurus Takmir Masjid pasti tak asing dengan platform Sistem Informasi Masjid (SIMAS).

Jika dulu SIMAS hanya menyediakan data dasar terkait jumlah dan lokasi masjid serta musala, kini SIMAS juga dapat menampilkan informasi terkait program bantuan.

Dilansir dari laman web Kemenag, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Ahmad Zayadi berujar, data SIMAS menjadi tolok ukur penting dalam memberi gambaran yang jelas, akurat, dan objektif.

Baca Juga: Kemenag Rilis Gerakan Wakaf Uang Wujudkan Indonesia Emas 2045

“SIMAS menjadi sumber otoritatif untuk data masjid dan musala di Indonesia, apalagi pendataan dalam SIMAS mencakup informasi detail tentang lokasi, kapasitas, fasilitas, hingga status kepengurusan masjid dan musala, sehingga memberi gambaran yang jelas mengenai tempat ibadah di tingkat nasional maupun lokal,” ujar Zayadi pada acara Bimtek Operator SIMAS di Jakarta, Selasa (29/10/2024).

Zayadi menjelaskan data SIMAS dikelola secara resmi dan pendataannya melibatkan pihak-pihak berwenang di tiap daerah, data di SIMAS bisa digunakan dalam perencanaan program pemerintah, informasi bantuan, penelitian, hingga pengambilan kebijakan yang berhubungan dengan kemasjidan.

“Kami berharap semua operator yang mewakili daerahnya masing-masing bisa terus mengembangkan dan menyajikan data yang valid dan relevan, agar dapat membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih baik, mengidentifikasi tren atau pola, serta mengukur performa atau pencapaian, bahkan punishment,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Subdit Kemasjidan, Akmal Salim Ruhana mengatakan, seluruh data masjid dan musala yang tersaji di SIMAS sudah memiliki nomor ID Nasional Masjid.

Data tersebut mencakup nomor identifikasi masjid/musala, tipologi, lokasi, dan juga nomor urut pendataan, dan bisa diakses melalui http://simas.kemenag.go.id.

Sebagai informasi, proses sosialisasi dan inputing data masjid dan musala ke aplikasi SIMAS sudah dilakukan sejak 2014.

Data tersebut lengkap dengan GIS (Geographic Information System) sehingga lokasi masjid/musala dapat dipetakan dengan tingkat akurasi yang baik di atas peta dunia (citra satelit).

Aplikasi yang dibangun sejak 2013 ini didesain sebagai bentuk layanan publik dalam meningkatkan kualitas pengelolaan dan pemberdayaan potensi masjid dan musalla yang ada di Indonesia.

Baca Juga: Mau Mendaftar Petugas Haji 2025? Yuk Lihat Persyaratannya!  

Tujuan dari aplikasi ini adalah memperluas layanan informasi dan data kemasjidan, identifikasi dan pemetaan potensi maupun problematika masjid untuk optimalisasi pemberdayaan masjid, serta tentunya untuk mewujudkan modernisasi layanan data bidang Kemasjidan.

Halaman:

Tags

Terkini