Wow! Koperasi di Indonesia Ternyata Punya Modal Senilai Rp275,06 Triliun

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Senin, 28 Oktober 2024 | 10:25 WIB
Aktifitas Ekonomi Koperasi Tani di Cilacap (Dinas Pertanian Cilacap)
Aktifitas Ekonomi Koperasi Tani di Cilacap (Dinas Pertanian Cilacap)

KLIK SAJA – Mungkin sebagian pembaca sobat Klik Saja adalah pelaku usaha kecil dan koperasi yang sedang berjuang mencari cuan di situasi ekonomi yang sulit ini.

Jika ya, kamu tidak sendirian, jutaan pelaku bisnis kecil dan koperasi ternyata justru urat nadi perekonomian bangsa ini, selain industri skala besar

Sobat Klik Saja pun banyak yang penasaran, berapa sih sebenarnya jumlah koperasi yang menjadi urat nadi ekonomi kecil di Indonesia? Dan berapa jumlah modalnya.

Dilansir dari Kementerian Koperasi dan UKM, berdasarkan data ODS (Online Data System), per 31 Desember 2023 jumlah koperasi di Indonesia tercatat sebanyak 130.119 unit.

Baca Juga: Menteri PKP Maruar Sirait: Rusun Pasar Rumput Manggarai Digratiskan Untuk Korban Kebakaran

Menurut catatan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM), hingga akhir 2023 permodalan koperasi bahkantelah mencapai Rp275,06 triliun.

Angka tersebut naik dari posisi 2014 sebanyak Rp 200,66 triliun, sebuah angka yang fantastis dan menggerakkan ekonomi negara ini.

Peningkatan ini tentu saja tak lepas dari upaya dan terobosan yang dilakukan oleh Kemenkop UKM untuk mendukung pengembangan koperasi di Indonesia sekitar kurun waktu 10 tahun terakhir.

Dimana upaya dan terobosan ini juga membuat kontribusi usaha koperasi terhadap PDB nasional tumbuh dari 5,7 persen menjadi 6,2 persen di tahun 2024.

Beberapa kebijakan afirmatif yang telah diimplementasikan Kemenkop UKM untuk mendorong pengembangan koperasi di antaranya adalah program koperasi modern yang dilaksanakan mulai 2020 hingga 2023.

Baca Juga: Sritex Pailit, Puluhan Ribu Pekerja Terancam PHK, Presiden Prabowo Perintahkan 4 Kementerian Untuk Selamatkan

Walhasil, sebanyak 400 koperasi tradisional sudah bertransformasi menjadi koperasi modern, hingga akhir 2024 ditargetkan akan bertambah menjadi 500 koperasi.

Disamping itu, Kemenkop UKM juga mengusung program korporatisasi petani yang menghadirkan ekosistem hulu hilir dengan menciptakan nilai tambah ekonomi bagi petani anggota koperasi, sesuai arahan Presiden Prabowo.

Pada program ini petani menjadi penyedia bahan baku/supplier dan koperasi menjadi konsolidator dan aggregator produk pertanian dengan mencari pasar/offtaker.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Kemenkop dan UKM

Tags

Rekomendasi

Terkini

X